Disisi lain, Siti Endang menduga, penutupan sementara lapak kuliner Jojobo miliknya itu disinyalir atas perintah oknum pejabat di Pemkot Tikep.
“Kami juga mendengar info dari Walikota dan salah satu pejabat di Disperindagkop bahwa lapak milik saya ini akan diberikan kepada salah satu kerabat dekat pejabat di Pemkot. Mendengar informasi ini, saya mulai pasang badan karena menganggap ini sudah tidak benar. Kenapa saya dikosongkan, sementara ini ada aturannya, dan saya pakai aturan yang mereka kasih,” bebernya.
Terpisah, Wakil Walikota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen yang namanya disebut-sebut turut memerintahkan agar lapak Jojoba dikosongkan dan diberikan ke kerabat dekatnya membantah tudingan tersebut.
“Saya mau ambil lapak ini kasih orang dekat, ini kata siapa? Saya tidak pernah bicara ini dimana-mana kalau ambil lapak ini untuk kasih ke kerabat saya,” bantahnya singkat. (RY-2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!