Tidore, Maluku Utara- Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Tidore Kepulauan pada tahun 2022 tidak mencapai target. Disparbud Tikep mencatat, hingga Desember 2022, PAD yang diperoleh hanya mencapai Rp 239 juta dari target yang ditetapkan sebesar Rp 350 juta.
Hal ini disampaikan oleh Kepala Bidang Destinasi Disparbud Kota Tidore Kepulauan, Julaiha Fabanyo saat di konfirmasi Haliyora
“Targetnya Rp 350 juta, tetapi realisasinya hanya capai Rp 239 juta. Ini karena pada tahun 2022 kita hanya mempunyai tiga sumber pendapatan yang sebelumnya terdapat lima sumber pendapatan,” kata Julaiha, Senin (16/1/2023).
Julaiha bilang, tiga sumber PAD yang disumbang dari sektor destinasi pariwisata ini antara lain, spot rekreasi di Maitara, Ake Sahu dan dua benteng yaitu Benteng Tore dan Tahula. Sementara dua sumber pendapatan seperti Kuliner di Tugulufa dan Sirkuit balapan Selawaring sudah dialihkan ke Dinas Perindustrian dan Perdagangan UKM.
“Meski begitu, ada peningkatan dari tahun ke tahun itu 10 persen walaupun belum mencapai target yang ditentukan. Tahun 2023 ini kita target PAD Rp 380 juta, Inshaa Allah kita optimis dan jalankan saja dulu, mudah-mudahan tercapai target yang ditentukan,” pungkasnya. (YH-2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!