Ternate, Maluku Utara- Direktorat Jenderal Perbendaharaan Maluku Utara melaporkan, penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) pada tahun 2022 mengalami peningkatan sebesar Rp 968,22 miliar dengan debitur sebanyak 16.821. Sementara pada tahun 2021 penyaluran KUR sebesar Rp 773,83 miliar dengan jumlah debitur sebanyak 18.756.
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Maluku Utara, Adnan Wimbyarto mengatakan, penyaluran KUR pada tahun 2021-2022 didominasi oleh KUR mikro.
“Tahun 2021 Rp 405,86 miliar (12.358 debitur) dan Tahun 2022 Rp 491,58 miliar (12.578 debitur),” kata Adnan, begitu dikonfirmasi, Rabu (04/01/2023).
Adnan menyebutkan, sektor yang paling besar dalam penyaluran KUR yaitu sektor perdagangan besar dan eceran.
“Tahun 2021 Rp 437,05 miliar disalurkan kepada 10.242 debitur dan tahun 2022 Rp 537,33 miliar kepada 9.295 debitur,” tandasnya. (Arul-2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!