Variatif Jumlah dan Sebaran, Ini Data Dukungan Balon DPD

Ternate, Maluku Utara- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Maluku Utara (Malut) telah menerima dokumen syarat dukungan bagi yang berniat mencalonkan diri mengikuti pemilihan umum (Pemilu) tahun 2024 anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Daerah Pemilihan Provinsi Malut.

Dibuka sejak 16-29 Desember 2022 lalu, sebanyak 17 orang yang telah menyerahkan dukungannya sebagai salah satu syarat administrasi untuk dapat mencalonkan diri sebagai DPD-RI itu.

Sebagaimana telah diberitakan sebelumnya, sejumlah tokoh di Malut yang akan maju bertarung itu termasuk dua anggota petahana yang saat ini sedang menjalankan tugas di Senayan itu.

Jumlah 17 ini sendiri menurun dibanding jumlah calon anggota DPD-RI yang menjadi kontestan pada Pemilu 2019 yang mencapai 24 orang dan belum dapat dipastikan keseluruhan para bakal calon ini akan ditetapkan menjadi calon. Toh, terdapat pula dua petahana yang tidak ikut serta mencalonkan diri lagi yakni Husain Alting Sjah serta Matheus Stefi Pasimanjeku.

Sebagaimana yang disyaratkan, para bakal calon (Balon) wajib memasukan dukungannya sebanyak minimal 1.000 mengingat Malut sendiri merupakan daerah yang pemilihnya kurang dari satu juta dengan sebaran pada 50 persen kabupaten/kota yakni lima.

BACA JUGA  Soal LHKPN, KPK Buat Nyali Pejabat Pemprov Malut 'Ciut'

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari KPU Malut, data jumlah dukungan yang telah diinput ke aplikasi Sistem Pencalonan (Silon) KPU oleh 17 Balon ini, semuanya telah melampaui ambang batas minimal dimaksud, sehingga dilanjutkan ke tahap verifikasi administrasi yang kini sedang dilakukan KPU mulai 30 Desember 2022 hingga 12 Januari 2023.

Dari data dimaksud, Balon atas nama Sahrin Hamid yang memiliki jumlah dukungan tertinggi yakni sebanyak 2.890 yang tersebar di tujuh kabupaten kota, sedang yang paling sedikit yakni Sarka Eladjouw dengan 1.099 dukungan di enam kabupaten kota.

Sementara Balon yang memiliki dukungan yang tersebar di seluruh atau 10 kabupaten dan kota hanyalah Makmurdin Mus dengan 1.494, Rosiana Syarif yang memiliki 1.612 dan Hasby Yusuf sebanyak 1.328, Helmi Umar Muchsin dengan 1.604 serta Privco Sebastian Bitjoli sejumlah 1.153.

Untuk Balon yang memasukan dukungan pada sembilan kabupaten kota yakni Riedno Graal Taliawo dengan 2.028 jumlah dukungan atau yang terbanyak kedua dari ke-17 Balon tersebut. Ada juga nama Syahrani Somadayo dengan dukungan sebanyak 1.121 dan Hidayat M Sjah yang tak lain Sultan Ternate sejumlah 1.503.

BACA JUGA  PDAM Ternate Bakal Alih Status

Selanjutnya ada Sudjud Siradjuddin dengan 1.722 jumlah dukungan dan Sallu Ajam yang memiliki 1.200 dukungan. Kedua sama-sama mengantongi “modal” dukungan dari delapan kabupaten dan kota.

Uniknya, dua petahana yakni Ikbal Hi Djabid (1.539) dan Namto Hui Roba (1.429), sama-sama “kompak” mengantongi dukungan dari tujuh daerah. Bersama keduanya ada Rivai Umar sebanyak 1.487 dan Sugeng Cahyono dengan 1.187.

Sedangkan Balon dengan jumlah sebaran daerah paling sedikit yakni tepat di angka lima kabupaten dan kota ada nama Natali Defita Pasimanjeku dengan jumlah dukungan senilai 1.208.

KPU Malut sendiri saat ini sedang melakukan verifikasi data administrasi dukungan bakal calon DPD Dapil Malut yang telah dimulai 30 Desember 2022 sampai 12 Januari 2023 untuk terhadap dokumen-dokumen Balon tersebut termasuk mengecek kegandaan data baik ganda identik, ganda internal atau eksternal (antar Balon).

“Proses verifikasinya dilaksanakan melalui aplikasi Sistem Pencalonan (Silon) KPU yang dilaksanakan baik oleh KPU Provinsi maupun Kabupaten Kota,” tutur anggota KPU Provinsi Malut, H Buchari Mahmud, Senin (02/01/2023) saat diwawancara. (Red)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah