Kemendes PDTT Kembangkan Desa Digital dan Desa Wisata di Sula

Sanana, Maluku Utara- Setelah meresmikan Rumah Produksi Kopra Putih di Desa Waitamua, Kecamatan Sulabesi Selatan, Selasa 13 Desember 2022, Dirjen Pembangunan Kawasan Perdesaan Kemendes PDTT RI, Sofyan Hanafi menandatangani kontrak kerja sama untuk pengembangan Desa Digital bersama Desa Pohea, Kecamatan Sanana Utara dan Desa Falahu Kecamatan Sanana, Kamis (15/12/2022).

“Agenda saya di Sula pada tanggal 13 kemarin itu meresmikan rumah produksi Kopra Putih dan hari ini (Kamis) kita melakukan penandatangan untuk program Desa Digital dari Kementerian Desa. Perlu diketahui bahwa Kementerian Desa mendorong Desa wisata dan Desa Digital,” ujar Sofyan Hanafi.

BACA JUGA  Kejari Halsel Segera Ekspos Tersangka Korupsi Kasus yang Ditangani, Skandal BPRS?

Sofyan menjelaskan, salah satu partisipasi Kemendes untuk mendorong desa digital adalah pihaknya berkerjasama dengan Bakti Kominfo untuk membangun jaringan internet dengan kecepatan tinggi. Kerja sama ini ditangani oleh Internet Servis Profaider yang ditunjuk oleh Komifo dan nantinya bekerjasama dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

“Melalui program ini kita berharap insyaa Allah nanti dikerjakan bareng-bareng. Mudah-mudahan Februari 2023 nanti kami mengadakan pelatihan dan sekaligus pemasangan alat sehingga untuk Desa Pohea dan Desa Falah yang tadi sudah menandatangani perjanjian kerja sama ini bisa terlayani dengan program kemitraan BUMDes,” ujarnya.

Menurut Soyan, layanan melalui program yang dikembangkan ini jauh lebih murah. “Sehingga harapan kami kedepannya semua masyarakat dan OPD, khususnya dua desa yang sudah menandatangani perjanjian kerja sama tadi dalam waktu dekat bisa menikmati internet berbayar murah,” lanjutnya.

BACA JUGA  Oknum Ketua Partai Diduga Minta Fee Proyek Masjid Raya Sofifi

Sofyan juga menekankan bahwa, dengan moto “Membangun Indonesia Dimulai Dari Desa” maka Kemendes akan wujudkan program kemitraan BUMDes tersebut baik dari segi internet maupun dari segi ekonomi rumah produksi.

Ia menambahkan, program tersebut kedepannya akan dinikmati oleh desa-desa lain di Kepulauan Sula. “Kerja sama hari ini baru dua desa, namun kedepan semua desa akan menikmatinya,” pungkas Sofyan. (Saf-1)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah