Sofifi, Maluku Utara- 21 paket proyek Multiyears (MY) yang disepakati antara DPRD dan Pemerintah Provinsi Maluku Utara (Malut) untuk diluncurkan pada APBD Perubahan 2022 masih menuai tanda tanya.
Dari informasi yang diperoleh menyebutkan, dari 21 paket MY tersebut, ada separuh yang sudah dilelang bahkan sudah dikerjakan.
Menanggapi hal itu, Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ) Provinsi Maluku Utara, Kadri La Ice, saat dikonfirmasi Haliyora mengaku bahwa memang puluhan paket MY tersebut ada yang belum selesai dilelang di BPJB.
“Iya betul, 21 paket Multiyears belum selesai dilakukan pelelangan oleh BPBJ,” aku Karo BPBJ Malut, Kadri La Ice, Senin (12/12/2022).
Kadri menjelaskan, dari 21 paket yang ditetapkan itu, 12 paket di antaranya sudah ada penetapan pemenang tender, sedangkan 8 paket menuju proses akhir penetapan.
“12 paket sudah ditetapkan pemenang tender, 8 paket menuju proses akhir penetapan, sementara 3 paket masih menuju proses review,” ungkap Kadri.
Kendati demikian, ia memastikan bahwa sebelum akhir bulan Desember 2022 semua paket Multiyers akan selesai dilelang.
“Intinya sebelum akhir Desember 2022 semua paket Multiyears selesai dilelang agar awal tahun 2023 sudah bisa dikerjakan pihaknya ketiga,” tutup Kadri. (Sam-2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!