Sanana, Maluku Utara- Kabupaten Kepulauan Sula mendapatkan jatah dari pemerintah pusat berupa 200 beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) untuk jenjang perkuliahan bagi mahasiswa kurang mampu yang melanjutkan studi di Universitas Khairun (Unkhair) Ternate.
Akademisi Unkhair Ternate Provinsi Maluku Utara, Dr Surahman menyampaikan, program KIP ini merupakan program nasional dari Kemendikbud Ristek yang menyasar daerah-daerah di Indonesia, salah satunya adalah Kabupaten Kepulauan Sula, Provinsi Maluku Utara.
Kartu Indonesia Pintar atau KIP diperuntukkan untuk membantu para mahasiswa kurang mampu untuk membiayai pendidikan mereka. Anggaran tersebut dialokasikan pemerintah pusat ke rekening perguruan tinggi selama satu kali.
Kemudian pihak kampus atau perguruan tinggi selanjutnya melakukan verifikasi bagi penerima dalam hal ini adalah mahasiswa yang dikategorikan kurang mampu. Setelah diverifikasi dan ditetapkan, maka uang saku tersebut lalu disalurkan ke rekening mahasiswa penerima.
“Kegiatan sosialisasi ini untuk membantu mahasiswa terdampak kurang mampu sehingga dapat membiayai pendidikan mereka di perguruan tinggi dan melanjutkan studinya. Diharapkan dengan adanya KIP agar dimanfaatkan dengan baik oleh mahasiswa melalui program tersebut,” kata Surahman dalam Sosialisasi Penerima Manfaat Beasiswa KIP Kuliah di Aula Istana Daerah (ISDA), Fagudu, Kecamatan Sanana, Kabupaten Kepulauan Sula, Selasa (06/12/2022).
Sementara itu, Wakil Bupati Kepulauan Sula, M Saleh Marasabessy dalam sambutannya mengapresiasi program beasiswa tersebut. Menurutnya, program ini sangat luar biasa dalam rangka pengembangan sumber daya manusia di daerah ini.
“Kedepan kita semua tahu bahwa program pemerintah pusat akan melahirkan generasi-generasi yang pintar. Program pemerintah pusat sampai ke daerah di Unkhair Ternate, dan sangat luar biasa perhatian dari kampus ini terhadap Kepulauan Sula,” kata Wabup.
Wabup Saleh Marasabessy berjanji dirinya bersama Bupati Fifian Adeningsih Mus akan berupaya agar di tahun-tahun mendatang ada penambahan beasiswa KIP khususnya Kepulauan Sula dari 200 ke 300 KIP.
“Ini semua dilakukan untuk menciptakan generasi-generasi kita yang mempunyai visioner, mempunyai pandangan ke depan yang baik, mempunyai mimpi yang baik, dan mempunyai angan-angan ke depan yang baik,” imbuhnya. (sarif-3)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!