Sekprov Malut Minta OPD Terkait Dukung Layanan Berbasis Digital

Sofifi, Maluku Utara- Salah satu terobosan penting yang dilakukan pemerintah dalam memberikan pelayanan publik di era digital yaitu mengembangkan perangkat digital untuk mendukung mobilitas Aparatur Sipil Negara (ASN) sehingga mempermudah seluruh aktifitas ASN dalam pemberian layanan kepada masyarakat.

Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Maluku Utara, Samsuddin Abdul Kadir, saat membuka kegiatan Workshop Pengisian Index Elektornifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (IETPD) tahun 2022, bertempat di Red Resto Ternate, Senin (5/12/2022).

Indonesia saat ini, kata Samsuddin, masuk pada peringkat ke-88 dari 193 negara dalam mengimplementasikan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Hal ini menunjukkan bahwa digitalisasi dalam memberikan pelayanan masih perlu untuk lebih ditingkatkan dan menjadi hal yang penting. Implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) telah menjadi perhatian seluruh negara.

BACA JUGA  KPU Tikep Gugurkan 12 Peserta Tes PPS

Mengenai hal ini, lanjut Samsuddin, pemeritah pusat pada tahun 2018 lalu mendukung transformasi digital dengan menerbitkan Peraturan Presiden No. 95/2018 tentang SPBE dan Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia.

“SPBE merupakan suatu keharusan dalam peningkatan tata kelola pemerintahan berbasis elektronik sehingga dapat meningkatkan optimalisasi penyelenggaraan pemerintahan dan layanan publik,” ungkap Samsuddin.

Dalam rangka mendukung pengisian Indeks Implementasi Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (IETPD) sesuai dengan arahan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian perihal Pelaksanaan Survei Indeks IETPD Semester II 2022, dirinya berharap kepada OPD di lingkup pemerintahan seperti Bapenda dan Badan Keuangan agar selalu mendorong inovasi, mengakselerasi, dan memperluas pelaksanaan Indeks IETPD guna meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan keuangan serta mendorong integrasi ekonomi dan keuangan digital.

BACA JUGA  Kawasan IWIP di Halmahera Tengah Kembali Dikepung Banjir

“Saya meminta agar para peserta baik provinsi maupun kabupaten dan kota agar dapat mengikuti dengan baik kegiatan ini,” kata Samsuddin

Selain itu, dirinya juga mengingatkan terutama penghargaan sebagai Pemerintah daerah pertama di Provinsi Maluku Utara yang memperoleh predikat terbaik digital, harus dapat dijaga dengan menunjukan kualitas kerja dan pelayanan kepada masyarakat.

Usai dibukanya kegiatan ini juga ditandai dengan penyerahan piagam penghargaan dari Bank Indonesia Perwakilan Malut kepada Pemerintah Provinsi Malut sebagai pemda berkategori “digital” pertama berdasarkan IETPD semester I 2022.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Deputi Bank BI Perwakilan Maluku Utara, Indra Gunawan, para narasumber yang diundang pada kegiatan Workshop serta unsur OPD terkait se Provinsi Maluku Utara. (Sam-2)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah