Dispar Pulau Morotai Kembali Gelar Pelatihan Pengelolaan Desa Wisata

Morotai, Maluku Utara- Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Pulau Morotai kembali menggelar pelatihan pengelolaan Desa Wisata.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Kamis (03/11/2022 di Molokai Hotel, Desa Pandanga, Kecamatan Morotai Selatan itu dibuka oleh Pj Bupati Muhammad Umar Ali, diikuti 40 peserta.

Dalam sambutannya, Bupati Umar Ali mengatakan pariwisata Morotai adalah harapan bagi penggerak perekonomian, dengan mengandalkan keindahan alam, keragaman budaya yang unik, aset historis, serta objek daya tarik wisata buatan yang diharapkan menjadi magnet bagi wisatawan.

“Semua potensi itu akan kita data, terutama potensi wisat di desa yang punya peluang besar untuk maju dan berkembang sebagai desa wisata,” ucap Bupati

Bupati mengatakan konsep dari desa untuk desa akan menjadi landasan utama untuk menggenjot pariwisata berbasis budaya.

BACA JUGA  Rusihan-Muhtar Komitmen Dorong Peningkatan Ekonomi Kreatif

Pariwisata, kata dia, juga sudah menjadi agenda pembangunan daerah dalam Rencana Pembangunan Daerah (RPD).

“Tujuannya untuk menumbuhkan desa-desa wisata berkembang menjadi maju hingga mandiri, sehingga tercipta lapangan pekerjaan bagi masyarakat,” harap Umar Ali.

Terpisah, Kepala Bidang Destinasi Dinas Pariwisata Morotai, Muksin Soleman menambahkan, di Kabupaten Pulau Morotai terdapat kurang lebih 30 desa yang memiliki potensi dan daya tarik wisata, baik wisata alam, sejarah, budaya, serta wisata buatan yang perlu dikembangkan.

Desa-desa tersebut, kata Muksin, menjadi target pemerintah daerah untuk ditetapkan menjadi desa wisata.

Tetapi, lanjut dia, Pemkab tetap mengacu pada studi kelayakan atau kajian ilmiah yang didasarkan pada 3A, yaitu Aksesibilitas, Amenitas, dan Atraksi wisata, yang menjadi dasar penetapan sebua desa wisata.

BACA JUGA  Dispar Morotai Latih Pokdarwis Tangani Pengelolaan Sampah di Area Wisata

“Untuk itu, kegiatan pelatihan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, motivasi, dan kompetensi pengelolan Desa Wisata agar lebih profesional dan berkualitas dalam pengelolaan Desa Wisata agar memberikan dampak perekonomian bagi masyarakat di wilayah sekitarnya,” jelasnya.

Sekedar diketahui, pelatihan ini hanya ditujukan kepada Pemerintah Desa Kolorai, pengelola Desa Wisata Kolorai, kelompok kerajinan anyaman Desa Kolorai, kelompok pengelola kuliner Desa Kolorai, kelompok pengelola Homestay Desa Kolorai, kelompok angkutan wisata Desa Kolorai, pengelola objek daya tarik wisata Pulau Dodola, dan kelompok sadar wisata (Pokdarwis) Desa Kolorai. (Tir-1)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah