Relokasi Pedagang ke Benteng Oranje Ternate Ganggu Penataan Kawasan Wisata

Ternate, Maluku Utara- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Ternate menilai relokasi pedagang belakang Jatiland Mall ke Benteng Oranje oleh Pemkot sangat tidak cocok.

Pasalnya, Benteng Oranje atau Fort Oranje merupakan salah satu ikon atau tempat destinasi wisata yang ada di tengah Kota sehingga dinilai dapat mengganggu penataan kawasan wisata tersebut.

Meskipun begitu, DPRD tetap mendukung karena relokasi pedagang yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Ternate itu sifatnya hanya sementara saja.

BACA JUGA  Operasi Zebra Kie Raha 2025 di Halteng, Ini Daftar Pelanggaran yang Disasar

“Yang jelas kita mendukung demi menjaga kelangsungan kehidupan para pedagang yang ada,” kata anggota Komisi II DPRD Kota Ternate, Jamian Kolengsusu, Rabu (12/10/2022).

Politisi Gerindra itu menambahkan, relokasi pedagang ini merupakan hal yang biasa saja. Kata dia, yang jelas pemerintah sudah pasti memikirkan nasib pedagang yang ada, karena relokasi ini hanya bersifat sementara.

BACA JUGA  Tak Lama Lagi Kejari Halsel Umumkan Tersangka Skandal BPRS Saruma

“Karena ada proses pembangunan lapak yang akan dibangun di belakang Jatiland Mall, yaitu pasar kuliner, kalau saya tidak salah. Kalau semuanya sudah tertatat secara baik kan bisa dimanfaatkan ulang oleh pedagang,” tandasnya. (Wan-2)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah