Bau Belerang Merebak, Pendaki Dilarang ke Puncak Gamalama

Ternate, Maluku Utara- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Ternate telah menerima laporan adanya bau belerang di jalur pendakian menuju Gunung Gamalama di Kelurahan Marikurubu, Kecamatan Ternate Tengah, Kota Ternate.

Kepala BPBD Kota Ternate Ichsan Hamzah mengakui adanya laporan tersebut.

Ichsan mengatakan laporan tersebut bersumber dari pos pemantauan gunung api Gamalama dan juga masyarakat yang berada di Kelurahan setempat.

“Laporan ini juga kita dapat dari warga yang tinggal di Marikurubu daerah jalur pendakian Gamalama, bahwa tercium adanya bau belerang,” kata Ichsan, kepada Haliyoran, Rabu (12/10/2022).

BACA JUGA  Sekprov Malut Minta OPD Terkait Dukung Layanan Berbasis Digital

Ichsan menyebutkan dalam laporan tersebut dikatakan adanya kegempaan di dominasi oleh gempa-gempa tektonik, sehingga bau belerang ini kemungkinan akibat merembesnya air hujan ke dalam kawah lewat rekahan, sebab cuaca di Ternate terus berpotensi hujan.

“Bau belerang itu kemungkinan akibat merembesnya air hujan ke dalam kawah lewat rekahan, sebab cuaca di Ternate terus berpotensi hujan. Air itu kemudian bereaksi dengan uap magma, sehingga menghasilkan tekanan gas dan gas inilah yang kemudian tercium,” ujarnya.

BACA JUGA  Ingin Selamatkan Karts Sagea, Warganet Buat Petisi ke Menteri ESDM

Ichsan menghimbau kepada masyarakat agar tidak melakukan pendakian di gunung Gamalama, karena sengat beresiko apabila menghirup gas beracun tersebut.

“Untuk sementara tidak boleh ada pendakian karena cukup beresiko seperti gas beracun. Olehnya itu, patuhi rekomendasi ini demi keselamatan kita bersama,” pungkasnya. (Arul-1)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah