Bobong, Maluku Utara- Kabupaten Pulau Taliabu masih berpotensi akan mengalami hujan lebat yang disertai petir dan angin kencang yang berlaku selama tiga (3) hari ke depan terhitung mulai dari 6 Agustus sampai dengan 8 Agustus 2022.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pulau Taliabu, Sutomo Teapon kepada Haliyora mengatakan, peringatan dini cuaca ini berlaku selama tiga hari ke depan berdasarkan data yang diterima dari Badan Meteorologi klimatologi dan Geofisika Stasiun Meteorologi Sultan Babullah Ternate
“Berdasarkan kondisi umum, terpantau adanya bibit siklon tropis 97 W di laut Cina Selatan yang menyebabkan terbentuknya pola belokan angin dan konvergensi di Maluku Utara bagian Selatan,” kata Sutomo, Sabtu (6/8/2022).
Sutomo menuturkan, kondisi wilayah Maluku Utara umumnya berawan-hujan dengan potensi hujan sedang lebat pada pagi, siang atau sore dan malam hari dengan suhu udara berkisar 23-31 celcius. Sementara kelembaban udara berkisar antara 70-100 persen. Angin umumnya bertiup dari arah Tenggara Barat dengan kecepatan berkisar antara 5-40 km/jam.
“Demi menjaga keamanan dan keselamatan bersama, maka saya mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya yang melakukan aktivitas di laut maupun di darat untuk tetap mawas diri. Tiga hari kedepan baiknya berada di rumah untuk sementara waktu demi keselamatan kita semua sambil menunggu cuaca membaik,” imbau Sutomo. (Ham-2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!