DLH Ternate Kelabakan Tangani Sampah

Ternate, maluku Utara- Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Ternate keluhkan soal sarana dan prasarana yang dimiliki dalam melakukan pelayanan sampah di Kota Ternate.

Keluhan itu disampaikan DLH kepada DPRD Kota Ternate melalui Rapat Dengar Pendapat (RDP), Senin (25/07/2022).

Sekretaris DLH Kota Ternate, Mahmud Kausaha mengatakan, problem yang dihadapai DLH untuk menangani sampah di Kota ternate adalah sarana pendukung.

“Menangani sampah tentu butuh sarana dan pra sarana pendukung. Ini yang menjadi problem DLH saat ini,” ujarnya.

BACA JUGA  Soal 18 Proyek Bermasalah, DPRD Sula Minta Dibuka ke Publik

Dikatakan, saat ini armada sampah yang dimiliki oleh DLH kurang lebih ada 17. Itu di luar dari mobil L 300. Bahkan ada armada yang sudah tidak bisa dioperasikan lagi.

Jumlah armada tersebut, menurut Muhmud, tidak seimbang dengan volume sampah yang ditangani. Padahal, hal itu sebagai kebutuhan mendasar dalam penanganan sampah.

“Kalau dilihat dari volume sampah yang harus ditangani dibandingkan jumlah armada yang kita miliki tidak sebanding, padahal armada pengangkut sampah itu sebagai kebutuhan mendasar,” ungkapnya.

BACA JUGA  Polres Haltim Rilis Status DPO 2 Tersangka Pembunuhan

Muhmud menjelaskan, saat ini DLH melakukan pola pengangkutan sampah dengan memfokuskan pada titik-titik tumpukan sampah seperti di pasar Higienis Gamalama dan pasar Bastiong.

Selain itu, sambung Muhmud, untuk penanganan sampah tersebut, pihak DLH terus mengedukasi kepada masyarakat berupa sosialisasi ke kelurahan-kelurahan serta memasang paten di titik-titik Tempat Pembuangan Sampah (TPS). “Itu kita lakukan agar masyarakat membuang sampahnya ke TPS pada jam-jam tertentu,” terangnya. (Wan-1)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah