Sanana, Maluku Utara– Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepulauan Sula diminta warga Desa Baleha, Kecamatan Sulabesi Timur, agar tidak hanya melakukan normalisasi kali (sungai) Baleha dengan cara pengerukan.
0leh Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LMP) Desa Baleha, Kecamatan Sulabesi Timur, Adibon Sanaba menyampaikan hal itu saat rapat bersama BPBD dengan masyarakat setempat, Kamis (30/06/2022)
“Kami meminta kepada Kepala BPBD Sula untuk tetap sabar dalam menanggulangi bencana alam yang terjadi di desa kami ini hingga urusan ini tuntas dilaksanakan. Kami memang sangat terbantu dengan normalisasi kali oleh BPBD dengan cara mengeruk material sungai, mengingat kondisi cuaca masih buruk sehingga kalau terjadi banjir susulan maka ratusan jiwa masyarakat dapat terselamatkan. Tapi untuk membuat warga merasa aman dan tenang, maka kami minta kalau kondisi cuaca sudah membaik, mohon dibangun talud penahan banjir, sebab kalau hanya pengerukan material sungai saja tidak akan bertahan lama,” ujarnya.
Atas permintaan warga tersebut, Kepala BPBD Sula Buhari Buamona mengatakan, Pemerintah Daerah melalui BPBD akan melakukan yang terbaik untuk kenyamanan dan keamanan masyarakat Desa Boleha.
”Ini sesuai pesan dan arahan bupati,” ujarnya.
Dikatakan Buhari, pihaknya akan siaga selama tujuh hari ke depan. Merka akan menormalisasi kali (sungai) Baleha sampai dekat kampong (desa).
“Sesuai arahan bupati bahwa masalah di Desa Baleha ini kita harus tangani hingga selesai. Jadi kami akan siaga selama tujuh hari ke depan. Normalisasi sungai ini akan kita lakukan sampai masuk dekat kampong. Kita harapkan tidak lagi terjadi banjir saat curah hujan tinggi. Kita juga bikin perencaan untuk segera kerjakan tanggul.,” pungkasnya. (Sarif-1)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!