Halsel, Maluku Utara- Tim evaluasi kinerja pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) menemukan sedikitnya 5 dari 30 pimpinan OPD berkinerja buruk.
Terkait hal ini, Bupati Halsel Usman Sidik menegaskan tak segan-segan akan merombak kabinetnya jika hasil evaluasi tim menunjukan ada pimpinan OPD yang berkinerja buruk.
“Jadi, hasil penilaian ini menentukan nasib pimpinan OPD. Jika kinerja buruk sudah pasti akan dilakukan rolling jabatan sampai pada pencopotan jabatannya. Yang pasti saya tidak pernah copot jabatan mereka, semua tergantung pimpinan OPD menentukan nasibnya sesuai kinerjanya,” sebut Bupati Usman Sidik, Jumat (24/6/2022).
Usman menjelaskan, tujuan dievaluasinya pimpinan OPD itu dilakukan agar bisa melihat sejauh mana kinerja pimpinan dan sistem kinerjanya.
“Sebanyak 12 pimpinan OPD dalam rapat tadi, sudah dengarkan hasil evaluasi kinerja, bahkan terdapat 5 OPD dalam penilaian kinerja sangat buruk sehingga diberikan rapor merah. OPD lain ada warna kuning dan hijau. Sedangkan OPD masih terbaik itu hanya Dinas Kesehatan,” ungkap Bupati Halsel, Usman Sidik.
Meski begitu, Bupati Usman belum mau membocorkan OPD mana saja yang mendapatkan rapor merah itu.
Terpisah, Ketua Tim Evaluasi Kinerja OPD lingkup Pemda Halsel, Chairuddin Abdurrahman kepada awak media mengatakan, rapat evaluasi pertama yang dilakukan tim, baru di 12 pimpinan OPD yang dipanggil. Selanjutnya akan diundang lagi OPD lainnya.
“Baru 12 pimpinan OPD yang hadir, selanjutnya masih ada 18 pimpinan OPD akan diundang untuk presentasi kinerjanya,” terang Asisten III Setda Halsel Chairuddin Abdurrahman.
Chairuddin menyampaikan, data hasil evaluasi kinerja tersebut akan dirampungkan kemudian digodok dan selanjutnya disampaikan ke Bupati untuk dibahas dan ditindaklanjuti.
“Data hasil evaluasi kinerja SKPD itu nanti dirampungkan, lalu dibahas bersama Bupati, Wakil Bupati, Sekda bersama Asisten dan tim kerja evaluasi untuk diputuskan apakah dilakukan rolling jabatan atau seperti apa, itu merupakan kewenangan Bupati,” terangnya.
Chairuddin menyebutkan, 12 OPD yang dievaluasi tersebut yaitu, Bappeda, Inspektorat, RSUD Labuha, Disnakertrans, Dishub, Perkim, Perindag, Perkim, PUPR, DP3AKB, DLH dan Diskominfo.
“Baru 12 OPD yang dievaluasi, masih ada 18 OPD lainya akan dijadwalkan rapat evaluasi. Diharapkan evaluasi ini dapat meningkatkan kinerja OPD,” pungkasnya. (Asbar-2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!