Pendapatan Disperindag Ternate Capai Rp 5 Miliar

Ternate, Maluku Utara– Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Ternate mencatat setidaknya peran pasar di kota tersebut memberikan dampak berarti bagi sektor pendapatan daerah.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perindag Kota Ternate, Muchlis Jumadil mengatakan, sejak Januari hingga Juni 2022, Disperindag Kota Ternate telah menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 5 miliar.

Penyumbang terbesar bersumber dari retribusi pasar harian, ruko, dan lapak.
“Ruko dan lapak yang berada di pasar Gamalama memang memberikan kontribusi sangat besar terhadap PAD. Namun masih banyak yang memiliki tunggakan. Yang jelas kita akan cover untuk melunasi, kalau tidak kita tutup,” kata Muchlis kepada Haliyora, Jumat 3 Juni lalu.

BACA JUGA  Diduga Korupsi, Kades dan Bendahara Desa Belo Dilaporkan Warga ke Kejari Pulau Taliabu

Tunggakan ini katanya, sudah sejak tahun 2020 dan 2021 karena pandemi Covid-19, namun akan dibayar cicil. Kendati begitu, Muchlis tak menyebut berapa jumlah lapak yang menunggak retribusi.

“Jadi ada yang tunggakan sampai satu tahun dan ada yang lebih. Data tunggakan ada, dan sementara masih berjalan, lapak yang ada ini banyak yang menunggak, dari tunggakan itu mereka akan bayar, tapi cicilan,” tutupnya. (Arul-2)

BACA JUGA  Cek Ketersediaan Obat di Taliabu Timur, Ini Pesan Wabup La Ode Yasir
chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah