Sanana, Maluku Utara-
Kepala Desa (Kades) Umaloya Kecamatan Sanana, Kader Kailul didemo warganya, Senin (6/6/2022). Sang Kades didemo lantaran dinilai tidak mau melayani warga saat mengurus masalah-masalah administrasi di kantor Desa.
Sebagaimana disampaikan Jul Umalekhoa, salah satu warga peserta demo bahwa sejak tahun 2021, Kades tidak mau menandatangani dokumen-dokumen administrasi warga yang dianggap berseberangan dengannya baik secara pribadi maupun secara politik.
“Bahkan Kades memerintahkan kepada aparat desa untuk tidak mengeluarkan dan tidak menerima persyaratan administrasi dari sejumlah warga yang dianggap berseberangan dengan dia secara pribadi maupun mereka yang dianggap lawan politiknya,” ungkap Jul.
Akibat tindakan Kepala Desa tersebut, sambung Jul, ada calon pengantin gagal menikah akibat pengurusan Berkas N1-N5 tidak dikeluarkan oleh Kades Umaloya.
“Dua orang sudah jadi korban akibat ulah kades yakni Risal Umalekhoa dan Haryono Umalekhoa yang gagal menikah karena tidak mendapatkan rekomendasi N1 dan N5 dari desa padahal sudah berulang kali pergi ke kepala desa baik di kantor maupun di rumah kepala desa,” Katanya.
Menurut Jul, Kades Umaloya, Kader Kailul tidak mengindahkan lagi Undang-undang no 25 tahun 2009 yang sudah jelas mengatur tentang pelayanan pablik.
“Kami berasumsi kades ini kepala batu sehingga perlu kami masyarakat melawannya dengan cara yang keras,” Tegasnya.
Terpisah, Kepala Pemerintahan kecamatan Sanana, Sumarni Temarut mengatakan sudah dua kali menegur Kades Umaloya Kader Kailul agar melakukan pelayanan kepada masyarakat dengan baik.
“Saya sudah panggil Kades Umaloya dan telah menyuruhnya agar melaksanakan pelayanan kepada masyarakat seperti biasanya, namun dia tetap mengabaikan. Nanti saya laporkan ke bupati untuk menjadi evaluasi,” ujarnya.
Sementara, hingga berita ini ditayangkan, Kepala Desa Umaloya belum dapat di konfirmasi. (Sarif-1)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!