Ternate, Maluku Utara- Badan Pusat Statistik pada Mei 2022, mencatat Kota Ternate mengalami inflasi sebesar 0.27 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 108.66. Sebagaimana disampaikan Kepala BPS Maluku Utara, Aidil Adha melalui rilis yang diterima Haliyora, Jum’at (03/06/2022).
Aidil menyebutkan, inflasi tersebut terjadi pada empat kelompok pengeluaran yaitu kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 0,31 persen, kelompok perumahan, air, Listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,36 persen, kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,09 persen, kelompok transportasi sebesar 0.83 persen.
Sementara kelompok yang mengalami deflasi adalah kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 0,11 persen.
“Sedangkan kelompok pakaian dan alas kaki, kelompok kesehatan, kelompok informasi, komunikasi, dan Jasa keuangan, kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya, kelompok pendidikan dan kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran tidak mengalami perubahan indeks (stagnan),”terang Aidil.
Dikatakan, dari 90 kota IHK, 87 kota diantaranya mengalami inflasi dan 3 kota lainnya mengalami deflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Kota Tanjung Pandan sebesar 2,24 persen dan inflasi terendah terjadi di Kota Gunungsitoli dan Kota Tangerang sebesar 0.05 persen.
“Sedangkan deflasi tertinggi terjadi di Kota Kotamobagu sebesar 0,21 persen dan deflasi terendah terjadi di Kota Merauke sebesar 0.02 persen. Sementara, tingkat inflasi tahun kalender Mei 2022 terhadap Desember 2021 sebesar 0.08 persen dan tingkat Inflasi pada Mei 2022 ke Mei 2021 sebesar 1,65 persen,”pungkas Aidil. (Arul-1)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!