ASN Morotai Bantah Pernyataan Kaban Keuangan : Kami Belum Terima TPP

Morotai, Maluku Utara- Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Pulau Morotai, Suryani Antarani menjelaskan, Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) Aparat Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Daerah Pulau Morotai tidak ada yang ditahan kecuali yang tidak mau melakukan vaksinasi, Selasa (19/04/2022).

“ASN ini kan banyak, dan setahu saya semua staf sudah dibayar TPP-nya. TPP yang ditahan kemarin itu adalah bagi ASN yang tidak mau divaksin. Mereka tidak mau ikut aturan dari pemerintah pusat. Tapi jelasnya TPP bulan Maret akan dibayar mulai 20 April 2022 ini,” ujarnya kepda Haliyora, Senin (18/04/2022).

Sambung Suryani, untuk membayar TPP ASN yang belum menerima, pihaknya terlebih dahulu meminta SK mereka. “Sebab dasar pembayaran TPP itu harus punya SK, kecuali pejabat eselon II sampai IV yang memang SK-nya belum ada,” terangnya.

Ia menambahkan, untuk ASN dari Dinas Kesehatan semuanya sudah dibayar TPP-nya. ”Jadi kalau menurut kalian belum dibayar itu hanya persepsi kalian saja, tapi menurut saya semua sudah dibayar termasuk ASN di RSUD Ir. Soekarno,” ujarnya.

BACA JUGA  Kasus HIV/AIDS di Halmahera Tengah Melonjak, Warga Resah

Dijelaskan pula, TPP pada bulan Januari sudah dibayar, namun TPP bulan April nanti dibayar pada Mei 2022.

”Jadi kalau kalian tanya TPP bulan apa yang sudah dibayar dan bulan berapa belum dibayar, maka saya jelaskan bahwa TPP pada Januari sudah dibayar semua pada Februari, untuk bulan Februari dibayar pada Maret, untuk Maret dibayar pada April, untuk April dibayar pada Mei. Mekanisme pembayarannya begitu,” jelas Suryani.

Suryani menambahkan, pembayaran TPP bulan Maret sementara dalam proses. “Tinggal menunggu bendahara kasih masuk SPM langsung dibayar,” tambahnya.

Suryani juga mengungkapkan, ada sejumlah pejabat yang ditahan TPP-nya, yaitu pejabat esolan III dan IV, lantaran terkena punishment. “Ditahan karena pekerjaan mereka belum selesai. Namun, sekarang ini gaji mereka pada bulan Maret dan April sudah diproses untuk dibayar,” sambung Suryani.

Suryani meminta kepada semua pimpinan OPD untuk segera memasukkan SPM agar segera diproses oleh bagian keuangan. “Karena kalau dinas tidak masukkan SPM maka tidak bisa dibayar,” pungkasnya.

BACA JUGA  TPP ASN Ternate Belum Dibayar, Kepala BPKAD: Terkendala Dokumen Evaluasi Jabatan

Namun, pernyataan Kaban BPKAD Suryani Antarani dibantah pegawai RSUD Ir. Soekarno yang mengaku TPP mereka di RSUD belum dibayar sejak Januari hingga sekarang.

“Kalau gaji kami sudah dibayar tapi TPP staf dan pegawai RSUD Morotai belum dibayar sejak Januari hingga April ini,” ungkap salah seorang Pegawai RSUD Ir. Soekarno yang tidak menyebut namanya.

Hal senada juga disampaikan oleh sejumlah pegawai Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana Pulau Morotai. Mereka mengaku sejak Januari – April 2022, TPP-nya belum diterima.

“Jadi, kalau dong bilang so bayar itu tidak betul, karena sampe sekarang tong tara terima-terima itu TPP itu”, jelasnya ASN lainnya yang tak mau diungkap identitasnya.

Sementara, untuk Kepala Dinas Kesehatan Pulau Morotai dr. Julys Giscard Kroons,
dan Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ir. Soekarno Morotai, dr. Intan Imelda Engelbert Tan saat dikonfirmasi Haliyora melalui WhatsApp terkait pembayaran TPP pegawai RSUD belum merespon hingga berita ini dipublis. (Tir-1)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah