Keluh Adenona, Guru SD Tagia Halsel yang Diundang tapi Tak Dilantik, BKPPD : Itu Kewenangan Bupati

- Editor

Senin, 14 Maret 2022 - 11:21 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ade Nona Saban S.Pd, guru SD di Desa Tagian, Kecamatan Gane Timur Tengah

Ade Nona Saban S.Pd, guru SD di Desa Tagian, Kecamatan Gane Timur Tengah

Halsel, Maluku Utara- Adenona Saban S.Pd, guru SD di Desa Tagian, Kecamatan Gane Timur Tengah, sangat bersuka cita saat mendapatkan undangan pelantikan kepala sekolah.

Di benak Adenona, ia pasti dilantik bupati menjadi Kepala Sekolah SD. Dengan semangat, ia segera menuju Labuha mengikuti pelantikan. Sayangnya, saat lampiran SK dibacakan nama Adenona tidak disebutkan.

Harapan yang tadinya memenuhi angannya, akhirnya pupus seketika dan hanya menunduk malu di tengah tatapan mata ratusan Kepsek yang dilantik serta undangan yang hadir.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Itu diungkapkan Adenona Saban kepada Haliyora usai mengikuti pelantikan di Aula kantor Bupati Halsel, Senin (14/03/2022).

Kepada Haliyora, Adenona mengatakan dirinya menerima undangan pelantikan Kepsek pada Minggu (13/03/2022).

Dikatakan, dalam undangan tersebut namanya tercantum pada urutan ke 71 sebagai salah satu kepala sekolah yang akan dilantik.

“Tapi saat dibacakan nama-nama Kepsek ternyata nama Taufik Raden lulusan SGO yang dipanggil untuk dilantik sebagai Kepsek SD Negeri 210 Halsel Desa Tagia, Kecamatan Gane Timur Tengah, bukan saya. Saya tidak menduga sama sekali kalau nama saya diganti dengan Taufik Raden. Saya juga belum dapat penjelasan dari BKPPD,” ungkapnya kecewa.

BACA JUGA  Bupati Halsel Angkat Pj Kades Tawabi dari Non ASN

Kata Nona, Taufik Raden memang guru di SDN 210 Halsel dengan golongan II/d, namun sudah satu tahun tidak bertugas. “Pak Taufik Raden itu memang guru di SD 210 Halsel tetapi jarang masuk (bertugas), bahkan selama saya jabat Kepsek beliau sudah satu tahun tidak bertugas,” ungkapnya.

Adenona sendiri menyebut dirinya sudah golongan III/c dan mulai bertugas sebagai Kepsek SDN 210 Halsel pada tahun 2020 hingga sekarang. “Saya berharap ada kepastian tempat tugas baru jika saat pembacaan daftar Kepsek yang dilantik nama saya tidak lagi dicantumkan, ”harap mantan Kepsek SD 153 Halsel Taba Hidayat itu.

Sementara, saat diwawancarai Haliyora terkait masalah Adenona tersebut, Kabid Mutasi BKPPD Halsel, Ruslan, mengakui bahwa undangan pelantikan kepala sekolah SD dan SMP dikirim pada Minggu (13/03/2022), namun terkait pergantiann nama tersebut dirinya tidak mengetahui. ”Mungkin diganti oleh pimpinan, saya tidak tau,” ujarnya.

BACA JUGA  Dua Kali Gempa Bumi Guncang Malut, Ini Penjelasan BMKG

Sementara, Kepala BKPPD Halsel Abdul Kadir Adam saat dikonfirmasi terpisah mangatakan, pergeseran nama tersebut hak prerogatif Bupati. ”Soal pergeseran nama Kepsek yang akan dilantik itu hak prerogatif Bupati,” jelasnya.

Ia menyebutkan, sebagian Kepsek, Camat dan Kepala Puskesmas yang dapat undangan tetapi belum dilantik itu merupakan kebijakan dan kewenangan Bupati sesuai ketentuan UU nomor 5 tahun 2014. “Jadi sekali lagi saya sampaikan, sesuai atauran yang ada, Kepsek, Camat dan Kepala Puskesmas yang dapat undangan pelantikan tapi belum dilantik itu adalah keswenangan bupati,” tandasnya.

Diketahui, sebanyak 30 Camat, 32 Kepala Puskesmas, dan 239 kepsek terdiri 169 Kepsek SD dan 69 Kepsek SMP lingkup Pemda Halsel dilantik Bupati, berdasarkan Surat Keputusan (SK) Bupati Halmahera Selatan nomor :821.23/KEP/03/2022. (Asbar-1)

Berita Terkait

Sudah Sebulan Mobdin Sekda Terparkir di Halaman Kantor Walikota Ternate, Ada Apa ?
Pembahasan APBD 2024 Hasil Evaluasi Mendagri Tunggu Hasil Pileg
2 Oknum Panwascam Bikin Gaduh Pemilu, Begini Tanggapan KPU Halsel
Bawaslu Tikep Hentikan Kasus Dugaan Tipilu Kades Garojou
Kantongi SK, Lusa Fahri Fuad Dilantik Sebagai Kadis Dukcapil
Ichsan Hamzah Kembali Jabat Kalak BPBD Ternate?
Kakek 72 Tahun Ditemukan tak Bernyawa dengan Kepala Bersimbah Darah
Utang Dinkop UMKM Malut Rp 2 Miliar Lebih, Didalamnya Renovasi Atap Gedung PLUT
Berita ini 2,169 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Februari 2024 - 21:55 WIT

Sudah Sebulan Mobdin Sekda Terparkir di Halaman Kantor Walikota Ternate, Ada Apa ?

Selasa, 20 Februari 2024 - 20:21 WIT

Pembahasan APBD 2024 Hasil Evaluasi Mendagri Tunggu Hasil Pileg

Selasa, 20 Februari 2024 - 17:21 WIT

2 Oknum Panwascam Bikin Gaduh Pemilu, Begini Tanggapan KPU Halsel

Selasa, 20 Februari 2024 - 16:54 WIT

Bawaslu Tikep Hentikan Kasus Dugaan Tipilu Kades Garojou

Selasa, 20 Februari 2024 - 16:28 WIT

Kantongi SK, Lusa Fahri Fuad Dilantik Sebagai Kadis Dukcapil

Selasa, 20 Februari 2024 - 13:47 WIT

Kakek 72 Tahun Ditemukan tak Bernyawa dengan Kepala Bersimbah Darah

Senin, 19 Februari 2024 - 22:23 WIT

Utang Dinkop UMKM Malut Rp 2 Miliar Lebih, Didalamnya Renovasi Atap Gedung PLUT

Senin, 19 Februari 2024 - 22:00 WIT

Batas Input Kegiatan ke SIRUP di Kota Ternate 29 Februari

Berita Terbaru

Sekretaris Daerah Provinsi Maluku Utara Samsuddin A. Kadir

Headline

Pembahasan APBD 2024 Hasil Evaluasi Mendagri Tunggu Hasil Pileg

Selasa, 20 Feb 2024 - 20:21 WIT

Ketua Bawaslu Kota Tidore Kepulauan Amru Arfa

Headline

Bawaslu Tikep Hentikan Kasus Dugaan Tipilu Kades Garojou

Selasa, 20 Feb 2024 - 16:54 WIT

Kepala BKPSDM Kota Ternate, Samin Marsaoly

Headline

Kantongi SK, Lusa Fahri Fuad Dilantik Sebagai Kadis Dukcapil

Selasa, 20 Feb 2024 - 16:28 WIT

error: Konten diproteksi !!