KMP Ngafi Kandas di Morotai, 232 Penumpang Dievakuasi

Morotai, Maluku Utara- KM Feri Ngafi menabrak karang dan kandas di perairan Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, Selasa (8/03/2022).

Insiden ini terjadi saat Kapal Penyeberangan tersebut hendak berlabuh di Pelabuhan Feri Daruba, Desa Juanga, Kecamatan Morotai Selatan.

Sebelumnya, KMP Ngafi berlayar dari Pelabuhan Feri Gorua, Halmahera Utara menuju Pelabuhan Feri Daruba, Morotai.

Sementara, informasi yang diterima Haliyora, saat ini lokasi kandasnya KMP Ngafi berada di belakang Lanal Morotai tepatnya kurang lebih 100 meter dari pelabuhan Feri.

Kandasnya KMP Ngafi tersebut disebabkan karena pengemudi otomatis lagi eror, serta nahkoda tidak bisa melakukan manuver atau hilang kontrol lantaran air laut yang surut.

Itu disampaikan oleh Kepala Korps Unit Siaga SAR Basarnas Pulau Morotai Marjun Doa kepada awak media, Selasa (08/03/2022).

BACA JUGA  Puting Beliung Porak-Porandakan Puluhan Rumah di Gane Halmahera Selatan

Marjun menjelaskan, KMP Ngafi kandas sekitar pukul 12:23 WIT saat hendak berlabuh di pelabuhan Ferry Juanga, Kecamatan Morotai Selatan. “Kebetulan pengemudi otomatisnya eror di bawah arus, masuk kemari di area pelabuhan belakang Lanal Morotai,” terangnya.

Dikatakan, pihaknya berencana menarik KMP Ngafi menggunnakan KMP. Groly Fradlen dari Tobelo. ”Cuma karena tidak mampu sehingga kami pustuskan evakuasi penumpang terlebih dulu ke pelabuhan,” ujarnya.

Saat ini, semua penumpamgn KMP Ngafi telah dievakuasi. Sementara pihak Sar dan awak KMP Ngafi menunggu air laut pasang untuk mecoba kembali KMP Ngafi.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Pulau Morotai Ahdad Hi Hasan saat dikonfirmasi menjelaskan, KMP Ngafi kandas lantaran kemudi kapal kehilangan fungsi kontrolnya.

BACA JUGA  Haltim Dilanda Banjir, Ratusan Warga Wasile Selatan Diungsikan

“Kejadian kandasnya KMP Ngafi ini saya juga baru diinformasikan staf pelabuhan, mereka juga dapat informasi dari KMP Feri Ngafi bahwa fungsi control kemudi eror sehingga kapal keluar dari jalur,” terangnya.

Atas kejadian tersebut, Kadis Perhubungan minta pihak ASDP untuk mendatangkan KMP Maming menggantikan KMP Ngafi melayani rute Morotai-Tobelo, mengingat kapasitas KMP Ngafi sangat terbatas, tidak seimbang dengan banyaknya penumpang.

“Saya berharap KM Maming kembali beroperasi. Kami juga sudah menyurat Ke ASDP. Semoga ASDP memenuhi permintan Dishub,” harapnya.

Diketahui, sekitar pukul 14:01 WIT seluruh penumpang berhasil dievakuasi oleh Tim Gabungan Basarnas, Lanal dan Polair Morotai dalam keadaan selamat dan tidak ada korban jiwa. Jumlah penumpang sebanyak 232 orang. (Tir-1)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah