Ternate, Maluku Utara- Komisi III DPRD Kota Ternate melakukan kunjungan kerja ke Halmahera Barat (Halbar) terkait dengan perbandingan vaksinasi anak dan sekolah penggerak.
Hal itu disampaikan anggota Komisi III DPRD Kota Ternate, Nurlaela Syarif saat dikonfirmasi Haliyora via telepon, Sabtu (26/02/22).
Kata Nurlaela, setelah melakukan kunjungan kerja ke Halbar, Komisi III mendapat beberapa pendekatan menarik diantaranya ada testimoni dari anak pejabat sebelum dilakukan vaksinasi.
“Testimoni yang dimaksud adalah dalam melakukan vaksinasi, anak pejabat menjadi contoh kepada masyarakt agar supaya masyarakat tau bahwa ternyata pemerintah bukan hanya sekedar memberikan himbauan atau perintah saja tetapi juga melaksanakannya,” terang Nurlela.
Politisi NasDem itu menilai pendekatan yang dilakukan Pemda Halbar tersebut sangat positif. “Pendekatan seperti itu menurut Komisi III sangat positif. Pejabat atau petinggi-petinggi memang harus memberikan contoh terlebih dahulu sehingga dapat meyakinkan masyarakat bahwa pemerintah juga melakukan hal yang sama,” ujarnya.
Selain masalah pendekatan dalam melaksanakan program vaksinasi, Komisi III juga dalam kunjungan tersebut ingin mengetahui mutu pendidikan pada sekolah penggerak di Halbar.
Terkait mutu pendidikan pada sekolah penggerak itu, menurut Nurlela, Halbar jauh lebih baik dari Kota Ternate.
“Dari segi jumlah saja Ternate sudah kalah. Kalu di Halbar sudah ada sembilan sekolah penggerak tingkat SD dan empat tingkat SMP, sementara di Ternate baru empat sekolah penggerak tingkat SD dan dua di tingkat SMP. Jadi perbandingannya Halbar jauh lebih tinggi dari Kota Ternate,” pungkasnya. (Wan-1)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!