Dipasok dari Luar Penyebab Harga Cabai di Tidore Melonjak

- Editor

Sabtu, 26 Februari 2022 - 06:59 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tidore, Maluku Utara- Harga cabai rawit di Kota Tidore Kepulauan melonjak. Cuaca ekstrim disebut penyebab pasokan cabai berkurang sehingga mempengaruhi lonjakan harga.

Itu disampaikan Kepala Bidang Fasilitasi Sarana Distribusi Perdagangan Tikep Andi Kirana, SE kepada Haliyora, Sabtu, (26/02/2022).

Ia menyebutkan, harga cabai keriting pada 11 Februari 2022 masih di kisaran Rp 60.000 per kilo gram, dan cabai rawit Rp 70.000 per kilo gram, namun pada 18 Februari 2022 harga cabai kriting maupun cabai rawit sudah dijual Rp 90.000 per kilo gram. Satu minggu kemudian, tepatnya pada 25 Februri harga cabai rawit kembali naik menjadi Rp 100.000 per kilo, kecuali harga cabai kriting yang masih tetap Rp 90.000 per kilo gram.

“Jadi benar para pedagang bilang akibat cuaca buruk sehingga pasokan cabai ke Tidore berkurang. Larangan berlayar oleh BMKG sejak minggu lalu hingga 25 Februari 2022 membuat para pedagang asal Jailolo (Halbar) yang selalu datang berjualan di Tidore pada setiap hari pasar besar (Selasa & Jumat) tidak datang lagi karena cuaca buruk. Padahal mereka inilah yang banyak diandalkan oleh dibo-dibo kita. Sementara pasokan cabai dari Bitung melalui kapal Ferry juga tidak masuk,” ungkap Andi.

Meski begitu, menurut wanita yang biasa disapa Nana itu, bahwa kondisi semacam itu sebagai konsekuensi sebuah wilayah kepulauan atau daerah yang mengandalkan pasokan bahan pangan dari luar daerah.

BACA JUGA  Ini Penyebab Naiknya Harga Cabai Rawit di Tikep

“Jadi kalau cuaca memburuk kemudian barang tidak masuk sementara kebutuhan meningkat, maka harga barang pasti naik. Itu sudah merupakan hukum ekonomi (pasar). Andai kita bisa mengandalkan hasil produksi petani cabai dari Tidore sendiri tentunya cuaca bukan menjadi pemicu kenaikan harga. Jadi Dinas Perindagkop dan UKM tidak bias berbuat banyak,” ujarnya.

Andi hanya berharap cuaca kembali membaik agar pasokan kebutuhan pokok, termasuk cabai dari luar kembali normal sehingga harganya juga menurun. “Semoga cuaca semakin membaik dan transportasi (2 ferry dari Bitung) beroperasi lancar supaya harga kembali normal,” harapnya. (Unu-1)

Berita Terkait

MK : Aturan Ambang Batas Parlemen Tak Sejalan dengan Prinsip Kedaulatan Rakyat
Seleksi Paskibraka di Ternate Pakai CAT, Ini Kelebihannya
Golkar Kuasai Ibu Kota Sula Disusul PDIP, Terendah PSI
Asik Nongkrong Depan Rumah, Pria Paruh Baya Dikeroyok 5 Pemuda
Batas Waktu 5 Maret, KPU Sula Buka 2 Panel Pleno
Kegaduhan saat Pleno di KPU Sula, Ternyata Ini Penyebabnya
Pleno KPU Morotai Diwarnai Kericuhan Antara Saksi Parpol
MTQ ke XXX Tingkat Kabupaten Resmi Dibuka Bupati Halmahera Selatan
Berita ini 164 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 3 Maret 2024 - 22:29 WIT

MK : Aturan Ambang Batas Parlemen Tak Sejalan dengan Prinsip Kedaulatan Rakyat

Minggu, 3 Maret 2024 - 21:56 WIT

Seleksi Paskibraka di Ternate Pakai CAT, Ini Kelebihannya

Minggu, 3 Maret 2024 - 21:43 WIT

Golkar Kuasai Ibu Kota Sula Disusul PDIP, Terendah PSI

Minggu, 3 Maret 2024 - 17:22 WIT

Asik Nongkrong Depan Rumah, Pria Paruh Baya Dikeroyok 5 Pemuda

Minggu, 3 Maret 2024 - 13:03 WIT

Batas Waktu 5 Maret, KPU Sula Buka 2 Panel Pleno

Sabtu, 2 Maret 2024 - 19:43 WIT

Pleno KPU Morotai Diwarnai Kericuhan Antara Saksi Parpol

Sabtu, 2 Maret 2024 - 13:50 WIT

MTQ ke XXX Tingkat Kabupaten Resmi Dibuka Bupati Halmahera Selatan

Sabtu, 2 Maret 2024 - 13:31 WIT

Miras Berbagai Merek Disita Polres Sula

Berita Terbaru

Tampak para siswa mendaftarkan diri di seleksi Paskibaraka Kota Ternate Tahun 2024.

Headline

Seleksi Paskibraka di Ternate Pakai CAT, Ini Kelebihannya

Minggu, 3 Mar 2024 - 21:56 WIT

Foto partai Golkar dan PDIP

Headline

Golkar Kuasai Ibu Kota Sula Disusul PDIP, Terendah PSI

Minggu, 3 Mar 2024 - 21:43 WIT

Pleno rekapitulasi penghitungan suara pemilu 2024 di tingkat KPU Kabupaten Kepulauan Sula

Headline

Batas Waktu 5 Maret, KPU Sula Buka 2 Panel Pleno

Minggu, 3 Mar 2024 - 13:03 WIT

error: Konten diproteksi !!