Ternate, Maluku Utara- Pergantian kepala sekolah yang dilakukan Pemerintah Kota Ternate beberapa waktu lalu tak hanya disoal oleh DPRD Kota Ternate. Orang tua siswa juga melakukan aksi protes ketidaksetujuan mereka atas pergantian kepsek itu.
Setelah sebelumnya, orang tua siswa SD Pertiwi I pada Senin kemarin memboikot aktifitas belajar mengajar sebagai sikap ketidaksetujuan pergantian kepsek di sekolah itu. Kini, aksi serupa dilakukan oleh orang tua siswa SD Negeri 65 Kota Ternate Kelurahan Jambula Kecamatan Pulau Ternate. Mereka menolak Mirna Hi. Umar Pora menggantikan Asmadin sebagai kepala sekolah SD 65 Ternate.
Amatan Haliyora.id, sekitar pukul 07.45 WIT, orang tua murid melakukan aksi dengan memajang spanduk sebagai sikap protes menolak kepsek baru. Meski begitu, aksi protes ini tidak mengganggu proses pembelajaran, aktivitas sekolah tetap berjalan normal.
Safitri, salah satu orang tua siswa yang turut dalam aksi itu kepada Haliyora mengatakan, aksi ini dilakukan oleh orang tua siswa karena mereka tidak menginginkan kepala sekolah sebelumnya diganti.
“Kenapa harus diganti, sementara kepsek yang lama masih bagus dan punya kepedulian terhadap siswa,” kata Safitri saat dikonfirmasi terkait alasan aksi penolakan kepsek baru, Kamis (24/2/2022).
Sementara, Fahria, orang tua murid lainnya menambahkan, aksi yang dilakukan ini bukan atas kepentingan oknum ataupun kelompok tertentu, tetapi aksi didasarkan pada kepentingan orang tua murid yang meminta agar kepala sekolah sebelumnya tidak diganti. “Aksi ini dilakukan atas inisiatif kami sendiri, kami minta kepsek-nya (Asmadin) dikembalikan,” ucapnya.
Meski begitu, lanjut Fahria, apabila aksi penolakan kepala sekolah ini tidak diindahkan oleh Pemerintah Kota Ternate, maka aksi protes akan terus dilakukan hingga keinginan mereka dikabulkan.
“Kami tidak mengganggu aktifitas belajar, kami minta batalkan SK kepala sekolah kemarin yang diganti,” pungkasnya. (Arul-*)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!