Ternate, Maluku Utara- Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan ancaman serius bagi masyarakat Kota Ternate. Kalau sudah parah bisa menyebabkan pasien meninggal dunia.
Itu disampaikan Kepala Dinas kesehatan Kota Ternate Nurbaity Rajabessy kepada Haliyora via telapon, Senin (14/02/2022).
Penyakit DBD, kata Nurbaity, disebabkan infeksi virus Dengue dan mudah ditularkan akibat gigitan nyamuk Aedes aegypti.
Nurbaity mengatakan, kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Ternate sejak Januari hingga Februari 2022 mencapai 26 orang. Jumlah ini satu orang diantaranya meninggal dunia. “Satu orang yang meninggal akibat DBD ini berada di Kelurahan Takoma, Kecamatan Ternate Tengah,” kata Nurbaity.
Nurbaity menyebutkan, 26 kasus DBD tersebut ada di dua kecamatan yakni Kecamatan Ternate Selatan dan Kecamatan Ternate Tengah. “Saya kurang begitu hafal datanya, tetapi yang jelas paling banyak di Kecamatan Ternate Selatan,” ujarnya.
Ditambahkan, jika dibandingkan tahun sebelumnya, kasus DBD di awal tahun 2022 lebih banyak. “Tahun ini baru dua bulan saja sudah ada yang meninggal, jadi kita harus lebih waspada,” ungkap Nurbaity.
Lanjut Nurbaity, upaya pencegahan yang harus dilakukan adalah menjaga lingkungan dengan baik dengan selalu membersihkan tempat sampah dan wadah yang penampung air.
“Masyarakat harus menjaga kebersihan, jangan buang kaleng sembarangan, tempat-tempat yang biasa ditempati jentik nyamuk harus dibersihkan supaya jangan terjadi lagi hal-hal yang tidak diinginkan,” pungkasnya. (Arul-1)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!