Sanana, Maluku Utara- Kampung Nelayan Desa Bajo Kecamatan Sanana Utara, Kabupaten Kepulauan Sula kembali dianggarkan tahun 2022 oleh Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI untuk program Kampung Nelayan.
Desa Bajo sendiri masuk daftar 25 desa di 34 Provinsi dalam program Kampung Nelayan yang akan mendapatkan anggaran pada 2021, namun karena refokusing anggaran untuk Covid-19 sehingga dibatalkan.
Kini, sesuai informasi yang dihimpun Haliyora, bahwa dana Program Kampung Nelayan Desa Bajo kembali dianggarkan oleh KKP RI pada tahun 2022.
Informasi tersebut juga dibenarkan oleh sub kordinator Kelembagaan Nelayan Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, Panji, saat dikonfirmasi, Haliyora, Jumat (04/1/2022).
“Kami lihat alokasi anggaran itu di dalamnya ada untuk Desa Bajo, Kecamatan Sanana Utara, Kepulauan Sula. Tapi kita juga belum tau apakah ada refokusing lagi atau tidak,” jelasnya.
Dikatakan, sekarang ini program Kampong Nelayan bertambah sebanyak 120 tempat tersebar di 34 provinsi, sehingga sedang diidentifikasi oleh tim di lapangan. “Jadi saya juga belum tau pasti berapa anggran yang akan dialokasikan. Kita tunggu saja proses identifikasi itu selesai,” pungkasnya. (Sarif-1)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!