Morotai, Maluku Utara- Sejumlah pendukung Fajri Ahmad, Cakades Desa Ngele-Ngele Kecil, Kecamatan Morotai Selatan Barat, Kabupaten Pulau Morotai berunjuk rasa di depan Kediaman pribadi Bupati Morotai Beny Laos, Kamis (13/01/2022) sekitar pukul 16.30 WIT
Dengan menggunkan satu unit dum truck dan satu unit mobil Avanza, pendukung Fajri Ahmad yang berjumlah sekitar 55 orang dipimpin Korlap Ruslan Ahmad berunjuk rasa mendesak agar PMD dan Panitia Pilkades mengesahkan kemenagan Fajri Ahmad.
Kepada Haliyora, Ruslan Ahmad menjelaskan, alasan mereka melakukan unjuk rasa karena Cakades nomor urut 02 atas nama Firdaus Sibua meminta agar dilakukan PSU di Desa Ngele-Ngele Kecil, dengan alasan 14 pendukungnya tidak perbolehkan menggunakan hak pilih. Padahal, 14 warga tersebut berasal dari desa lain yang dirubah KTP mereka oleh tim sukses Firdaus Sibua dua hari sebelum pencoblosan
“Jadi karena pihak Fairdaus Sibua memeinta dan mendesak agar dilakukan PSU maka kami keberatan dan berunjuk rasa meminta agar PMD dan panitia Pilkades menetapkan Cakades nomor urut 03 atas nama Fajri Ahmad sebagai pemenang Pilkades dan menyatakan Firdaus Sibua kalah, sehingga tidak perlu dilakukan PSU, karena yang curang adalah yang meminta PSU itu,” ujar Ruslan.
Selain mendesak agar Fajri Ahmad segera ditetapkan sebagai pemenang, pengunjuk rasa juga meminta agar mereka dipertemukan dengan bupati untuk memastikan tidak akan dilakukan PSU.
“Kami juga minta bertemu dengan Bupati agar memastikan tidak akan ada PSU di Desa Ngele-ngele Kecil,” ujarnya.
Perlu diketahui, sesuai data, Pikades Desa Ngele-Ngele dimenangkan Cakades nomor urut 03 atas nama Fajri Ahmad dengan perolehan suara sebanyak 132 disusul Calon nomor urut 02 atas nama Firdaus Sibua yang memperoleh 127 suara, Calon nomor urut 01 atas nama Ismun Kofia yang hanya mendapat 1 suara, sedangkan calon nomor urut 04 atas nama Safril Sugi didak dapat suara alian 0 suara. (Tir-1)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!