Ternate, Maluku Utara- Pemerintah Kota Ternate bakal membangun destinasi wisata berbasis integrasi di tiga kecamatan pulau terluar yakni Hiri, Moti dan Batang Dua pada 2022 mendatang.
Hal itu disampaikan oleh Plt. Kepala Dinas Parawisata Kota Ternate, Rizal Marsaoly kepada Haliyora di Kantor Bapelitbangda Kota Ternate, Kamis (23/12/21).
Rizal menjelaskan, wisata berbasis integrasi yang bakal didorong Pemkot Ternate adalah pariwisata yang berkekuatan konten lokal yang memberdayakan masyarakat di sekelilingnya untuk memanfaatkan ruang tersebut.
“Jadi ada beberapa aspek yang akan didapat yakni konservasi atau kelestarian lingkungan, kemudian edukasinya, dalam hal ini dapat memelihara generasi berikut untuk menjaga kelestarian lingkungan dan pemeliharaan ekonomi secara berkelanjutan,” kata Rizal
Menurut Rizal, jika destinasi wisata Moti, Hiri dan Batang Dua dibangun, maka dapat menciptakan simpul ekonomi baru dan pergerakan ekonomi bisa dirasakan masyarakat sekitar.
Dikatakan, konsep wisata integrasi tersebut untuk memperkuat wilayah-wilayah yang berada di luar Kota Ternate, karena saat dikemas akan menjadi nilai jual yang baik.
“Ketika destinasi wisata ini kita buat maka konsep wisata integrasi Kota Ternate akan semakin bagus, pulau Hiri, Moti dan Batang dua saling memperkuat,” ucapnya.
Di sisi lain, Rizal menambahkan, Pemkot Ternate juga bakal melakukan penataan kembali sejumlah destinasi wisata diantaranya, destinasi wisata pantai Kastela, Pantai Akerica, Moti Ferbon dan Pantai Takofi Moti. (Arul/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!