Ternate, Maluku Utara- PT. Pelindo mulai melakukan uji coba portal elektronik untuk mengantisipasi terjadinya kebocoran tarif di Pelabuhan Ahmad Yani Kota Ternate. Uji coba penerapan portal elektronik ini telah dilakukan sejak 01 Desember 2021 kemarin.
Kepala PT Pelindo IV (persero) Cabang Ternate, Anwar Pae kepada Haliyora mengatakan, tujuan penerapan portal elektronik untuk membatasi pengendara yang tidak berkepentingan masuk pelabuhan dan parkiran liar di pelabuhan, karena lahan atau area pelabuhan terbatas.
Dikatakan, karena lahan atau area parkir terbatas sehingga dilakukan pembatasan kendaraan yang masuk.
“Sekarang tarif masuk kendaraan roda dua ditetapkan sebesar Rp 5 ribu per kendaraan. Selama ini kami hanya menagih pengantar dan penjemput penumpang, jadi kami hanya fokus pada kendaraan yang masuk,” kata Anwar
Penerapan portal elektronik, sambung Anwar, Pelindo bekerjasama dengan PT. Center Part Corpora untuk sharing pin. “Jadi pegawai yang melakukan penagihan itu dari PT Center Part Corpora. Kalu pembagiannya 75 persen untuk Pelindo dan 25 persen untuk PT. Center Part Corpora. “Jadi pegawai yang melakukan penagihan itu dari PT Center Part Corpora,” sambungnya.
Ditambahkan, Pelido juga sudah menyiapkan E-tiket sesuai arahan Menteri Perhubungan. “E-tiket ini dikerjasamakan PT. Esibook yang sementara dalam tahap sosialisasi kepada seluruh pemilik pelayaran atau kapal penumpang yang ada di Pelabuhan Ternate. Jadi nanti tiket dibeli di PT. Esibook, tidak lagi dibeli di perusahan pelayaran, sehingga tidak menyewa tenaga SDM atau Kantor, tetapi tersentral pada PT. Esibook tersebut,” jelasnya. (Arul-1)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!