Ternate, Maluku Utara- Ribuan obat-obatan di gudang UPTD Instalasi Farmasi Dinas Kesehatan Kota Ternate telah mengalami Expired Date (kadaluarsa).
Amatan Haliyora, ribuan obat dalam kemasan botol dan bentuk saset tersebut diangkut oleh petugas sejak 26 November 2021 di depan Taman Nukila, Kelurahan Gamalama Kota Ternate.
Kepala UPTD Balai Instalasi Farmasi, Djunita S, mengatakan, obat-obatan yang mengalami kadaluarsa ini ada yang dari tahun 2015, tapi rata-rata pengadaannya pada tahun 2020. “Obat ini masa berlakunya hanya dua tahun, namun perjalanan dari pabrik ke distributor sampai ke tangan kita sudah memakan waktu sehingga tidak sampai dua tahun sudah kadaluarsa,” ungkapnya, Selasa (30/11/2021).
Djunita menyebutkan ada berbagai jenis obat yang kadaluarsa lantaran Covid-19. “Obat-obatan itu biasanya disuplai ke Puskesmas-puskesmas. Sebelum Corona, pasien yang berobat di Puskesmas itu sekitar 100 orang per hari, namun pada masa pandemi Covid-19 ini pasien jarang berobat di Puskesmas lantaran takut tertular virus Corona sehingga obat-obatan itu tidak terpakai hingga kadaluarsa,” jelasnya.
Banyaknya obat yang kadaluarsa dan harus dibuang atau dimusnahkan, kata Djunita, kerugian yang dialami berkisar Rp 200 juta. “Tapi anggaran untuk pengadaan obat tidak hanya bersumber pada Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pemerintah pusat, tetapi juga bersumber dari provinsi dan program dari Kementerian Kesehatan,” sambung Djunita.
Ia menambahkan, sebelum melakukan pemusnahan di insinerator, pihaknya sedang menunggu pemeriksaan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). “Jadi kita menunggu pemeriksaan BPK dulu baru dimusnahkan,” terangnya.
Sementara, Kepala Dinas Kesehata Kota Ternate, Nurbaity Rajabessy mengatakan, obat yang diterima itu masa berlakunya hanya satu tahun empat bulan, sehingga cepat kadaluarsa.
“Dalam satu tahun ini kan Covid-19, jadi banyak pasien yang takut berobat di Puskesmas, makanya obat yang kadaluarsa juga banyak,” katanya.
Nurbaity menambahkan, pemusnahan obat-obatan ini dilakukan akhir tahun 2021. “Kita akan mengundang semua pihak untuk hadir menyaksikan pemusnahan obat-obat itu,” pungkasnya. (Arul-1)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!