Ternate, Maluku Utara- Jelang pembukaan STQ Nasional di Sofifi pada 14 Oktober 2021, Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kota Ternate mulai menyiapkan langkah-langkah antisipasi penyebaran Virus Corona pada iven STQ Nasional di Sofifi.
Pasalnya, Kota Ternate merupakan pintu masuk pertama dan utama 34 khafilah STQ dari 34 Provinsi se-Indonesia sebelum menuju Kota Sofifi. Bahkan masyarakat dari berbagai kabupaten/kota di Maluku Utara juga akan masuk ke Ternate sebelum ke Sofifi menyaksikan iven kelas nasional yang untuk pertama kali dihelat di Maluku Utara itu.
Sekretaris Satgas Covid-19 Kota Ternate, M. Arif Gani kepada Haliyora, Kamis (07/10/2021) mengatakan, pihaknya telah melakukan rapat bersama dengan panitia STQ Nasional menyepakati pengetatan penerapan protokol kesehatan. Bahwa semua peserta maupun rombongan STQN harus mengantongi sertifikat Vaksin Covid-19. Sejumlah pintu masuk juga diperketat pengawasan dan penjagaan. Antara lain Bandara Babullah, Dermaga A. Yani, Pelabuhan Semut Mangga Dua dan Pelabuhan Penyeberangan Fery Bastiong.
“Semua peserta dan rombongannya wajib punya sertifikat vaksin yang diprin out dan melakukan scan barcode peduli lindung, juga nantinya disiapkan alat termo scan, sehingga bisa mengetahui kondisi tubuh bagi kafilah. Sementara semua pintu masuk akan disiapkan 13 orang petugas gabungan dari TNI-Polri, Petugas Kesehatan, dan Satgas Covid-19,” kata Arif.
Ia menegaskan, Satgas Covid-19 Kota Ternate bersama semua komponen siap mendukung jalannya iven STQ Nasional di Sofifi dengan tetap menerapkan protokol kesehatan dengan ketat agar momen nasional ini dapat berlangsung, aman dan sukses. “Harapan kita semua Insya Allah semua peserta dan masyarakat terbebas dari Virus Corona,” pungkasnya. (Asr-1)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!