Sikap Kepala BKPSDMA Taliabu Dikeluhkan

Bobong, Maluku Utara- Muharam Fataruba, salah satu PNS Pemda Taliabu mengeluhkan pembuatan Kartu Istri (Kursi) tidak mau ditandatangani Kepala Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia Aparatur (BKPSDMA) Kabupaten Pulau Taliabu, Surati Kene.

Muharam mengaku sudah tiga hari mengurus pembuatan Kartu Istri namun tidak juga keluar, lantaran Kaban  tidak mau menandatanganinya. “Padahal semua persyaratan pembuatan kartu istri sudah lengkap dan datanya sudah masuk di bagian data, tapi ibu Kaban tidak mau tandatangan,” keluhnya.

Muharam juga mengaku sudah menayakan kepada Kaban mengapa tidak mau tanda tangan Kartu Istrinya, namun Kaban hanya mengatakan tidak mau tanpa mengemukakan alasan.

BACA JUGA  Pemkot Ternate Alokasikan Rp 40 Miliar untuk Honor PTT

“Sayu sudah tanyakan langsung ibu Kaban mengapa Kartu Istri saya tidak mau ditandatangani, tapi beliau hanya bilang pa saya, pokoknya tidak mau tandatangan tanpa kase tau alasannya, jadi saya bingung,” ungkap Muharam kepada Haliyora, Kamis (16/09/2021)

Sementara saat dikonfirmasi terpisah via telpon, Husna, salah satu staf di Bidang Data BKPSDMA membenarkan Muharam telah memasukkan pengusulan pembuatan Kartu Istri data dan persyaratan pembuatan Kartu Istri namun karena data yang dimasukkan belum dilegalisir oleh Kaban sehingga dikembalikan kepada Muharram dan diminta agar dilegalisr dulu baru dimasukkan kembali.

BACA JUGA  Soal Tunggakan TPP ASN Taliabu, Sekda dan Kepala BPPKAD Beda Pendapat

“Karena data yang dimasukkan belum dilegalisr oleh Kaban  jadi saya kembalikan ke Muharam dan saya minta dilegalisir dulu baru dimasukkan kembali,” terang Husna.

Sayangnya, hingga berita ini ditayangkan, Kaban BKPSDMA belum dapat dikonfirmasi. Dihubungi via telpon dan WhatsApp tapi tidk direspon. (Ham-1) 

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah