Sofifi, Maluku Utara- Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Maluku Utara, pada Selasa (17/08/2021) melaksanakan rapat evaluasi terbuka melibatkan wartwan.
Dalam rapat yang berlangsung di Aula Alwi Salim Alhadar itu Dinas PUPR menyampaikan sejumlah target program dan progress capaiannya pada Tahun 2021.
Kepala Dinas PUPR Malut Djafar Ismail dalam kesempatan itu menyampaikan, target capaian lebih difokuskan pembangunan infrastruktur pendukung STQ Nasional yang akan digelar Oktober 2021, mengingat waktu pelaksanaan STQ tinggal sebulan lagi.
Sejumlah Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dipersilahkan menyampaikan progres pekerjaan yang dikelolanya, yakni pekerjaan Mesjid Raya Sofifi hingga Pembangunan tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah.
PPK yang menangani pekerjaan pembangunan Mesjid Raya Sofifi dalam laporannya mengatakan optimis pembangunan Mesjid itu akan rampung sebelum pelaksanaan STQ.
Sementara, Ramdani Ali, ST, selaku PPK yang menangani pekerjaan ketersediaan air bersih khusus untuk mendukung kegiatan STQ di kawasan Masjid Raya memaparkan, bahwa pihaknya juga tengah membangun sumur bor dengan kapasitas air yang diperoleh sebanyak 2,5 liter per detik, dengan kedalaman mencapai 68 meter dari permukaan tanah.
PPK lainnya, Nasarudin Salama, ST, yang menangani proyek pembangunan jalan dan paving block, serta Ruang Taman Hijau (RTA) Sofifi, juga melaporkan progress pekerjaan yang ditangannya rata-rata sudah mencapai 65 persen, bahkan sebagian pembangunan sudah mencapai 100 persen.
Ismail, ST, PPK yang menangani pekerjaan pengadaan dan pemasangan lampu di sepanjang jalan Sofifi, tak mau kalah. Ia melaporkan pihaknya sedang mengerjakan pemasangan lampu, khususnya di jalan protokol kurang lebih 600-an lampu terutama di ruas jalan protokol. Dilaporkannya, dari umlah lampu tersebut ada sekitar 100 lampu akan dialihkan pemasangannya di Rumah Sakit Sofifi. Katanya pengalihan pemasangan lampu itu untuk menjawab keluhan masrakat terkait beberpa titik ruas jalan yang tidak ada penerangan jalan.
Laporan capain target pembangunan sarana pendukung STQ juga disampaikan PPK Zainuddin, ST yang menangani pekerjaan astaka (Panggung Utama STQ) permanen. Zainudin melaporkan pekerjaan yang ditanganinya saat ini sedang dilaksanakan, hanya saja sedikit terkendala tenaga kerja dan material. Namun Zainuddin optimis akan diselesaikan pada waktunya sehingga dapat dipakai saat STQ.
Maslah Sampah juga menjadi fokus, karena dipastikan produksi sampah saat STQ akan meningkat. Maka PPK dr. Iswan yang diserahi tanggungjawab menangani kendaraan pengangkut sampah melaporkan, pihaknya akan berupaya maksimal untuk menangani maslah persampahan dan armada pengangkutnya.
Bahkan Iswan mengatakan maslah sampah akan ditangani secara sistimatis saat STQ nanti sehingga kota Sofifi terlihat lebih bersih dan humanis.
Laporan terakhir disampaikan PPK Aman Mahmud, ST yang menangani pekerjaan tugu 10 12, yang di dalamnya termasuk simbol bola dunia di bundaran Sofifi, tepatnya di sebelah kanan bagian depan Masjid Raya Sofifi.
Menurut Aman Mahmud, meski terkendala keterlambatan material dan teknisi dari Pulau Jawa yang hingga kini belum datang lantaran PPKM namun ia juga optimis akan selesai sesuai target waktu. (Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!