Ternate, Haliyora.com
Pemerintah Kota Tidore Kepulauan mengambil langkah tegas dengan menutup pintu masuk Tikep lewat jalur laut bagi pelayaran Ternate-Tidore untuk mencegah sebaran Covid-19.
Kebijakan penutupan jalur masuk Tikep tertuang dalam Surat Edaran Walikota Tidore Kepulauan nomor 140/356/01/2020 tentang Penutupan Sementara Jalur Pelayaran Ternate-Tidore.
Disebutkan, Penutupan tersebut berlaku mulai tanggal 14- 27 Mei 2020.
Sejak diumumkan Surat Edaran Walikota Tikep itu, semua warga Tidore yang masih berada di Ternate berbondong-bondong ke pelabuhan Bastiong untuk kembali ke Tidore.
Amatan Haliyora.com pada, Rabu, (13/05/2020) di pelabuhan Bastiong, terlihat ratusan warga Tidore mengantri untuk pulang ke Tidore.
Mereka takut tidak bisa lebaran di Tidore, karena jalur penyebrangan Teranate ke Tidore ditutup.
Dan Pos Pelabuhan Bastiong ,Yamin membenarkan, mulai bosok Kamis tgl 14 Mei 2020 jalur transportasi akses Ternate-Tidore ditutup.
Yamin mengatakan, dirinya berupaya mengupayakan agar semua speed boat yang ada ditidore itu masuk ke Ternate mengangkut semua warga Tidore yang mau pulang, mengingat hingga sore hari warga Tidore masih banyak menunggu transportasi ke Tidore.
“Saya coba kordinasi dengan penanggung jawab di Tidore, agar bebaskan semua speed untuk datang ambil semua warganya tapi belum ada respon dari penangung jawab dari Tidore,”terang Yamin.
“Takutnya jangan sampai sebagian besar mereka masih di Bastiong sini tidak bisa berangkat,”pungkasnya.(vik)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!