Dinas PUPR Malut Optimis, Pekerjaan Tugu Kota Sofifi Agustus Rampung

Sofifi, Maluku Utara- Jelang Seleksi Tilawatil Qur’an Oktober mendatang, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Maluku Utara melalui Bidang Cipta Karya fokus pada pekerjaan Bundaran tugu 10-12 Kota Sofifi yang juga merupakan salah satu ikon Kota Sofifi kelak. Proyek multiyears ini sedang dalam tahapan pekerjaan dimana masuk dalam penataan lingkungan kawasan strategis Ibukota Provinsi.

Perencanaan proyek tugu 10-12 Kota Sofifi ini tahun 2020 lalu dan pengerjaan fisiknya ditahun 2021 ini. Pekerjaan utama bundaran ini adalah pemasangan bola dunia yang beratnya capai 2 ton dengan tinggi 8 meter. Pekerjaannya sendiri sempat alami kendala dikarenakan wabah covid-19 yang melanda sehingga mengalami keterlambatan. Ini diakui Aman Mahmud, PPK Multiyears Dinas PUPR Maluku Utara saat konferensi pers yang digelar dinas PUPR Selasa, (17/08) usai peringati HUT RI ke-76 diaula kantor.

” saat ini fokus dalam pengerjaan tugu atau bundaran 10-12 kota sofifi, ini sempat alami kendala disebabkan beberapa bulan lalu masih pandemi dengan prokes yang sangat ketat dipulau jawa sehingga tenaga ahli tekhnisi pemasangan bola dunia menunda keberangkatan. Dengan adanya kendala tersebut, PPK berinisiatif komunikasi intens antara dinas dengan pihak penerbangan Batik Air agar bisa mengikutkan keberangkatan tenaga kerja ke Ternate dengan menyurati pihak penerbangan, dan diakhir Juli lalu 5 orang tenaga kerja tiba di Ternate, ” jelasnya.

BACA JUGA  Pj Gubernur Malut Tunjuk Plt Kadis PUPR dan Perkim

Selain kendala tenaga tekhnisi, kendala lainnya adalah faktor cuaca dan bahan material yang ada dipasok dari pulau jawa yakni Surabaya sehingga pengirimannya juga mengalami kendala waktu. Untuk progres sendiri khusus bundaran saat ini sudah capai 80 persen.

Tahap pekerjaan mayornya yakni pemasangan bola dunia, dimana bundaran tugu 10-12 ini merupakan simbol nama sesuai terbentuknya ibukota Sofifi pada tanggal 12 Oktober. Bola dunia nantinya akan dihiasi dengan peta dimana pulau Maluku Utara berada diantara pulau Sulabesi dan kepulauan Morotai.

Untuk memaksimalkan pekerjaan penunjang STQN nanti, Aman berharap pada pengajuan anggaran kedua ini lebih dipercepat, karena pekerjaan sendiri dilakukan oleh pihak ketiga. Selain fokus pemasangan bola dunia dan air mancur, penyediaan untuk pasokan listrik oleh PLN kepusat bola dunia juga sangat besar berkisar 3000kwh.

BACA JUGA  PUPR Halsel Gelar Sosialisasi Pembinaan Jasa Konstruksi

Lanjut Aman, jika pengerjaan tahap pertama pemasangan bola dunia, pencecoran tiang dan pengelasan penyangga bola dunia sudah selesai, maka ditargetkan akhir Agustus ini sudah capai 100 persen khususnya tugu 10-12 sebagai salah satu bangunan penataan lingkungan kawasan strategis ibukota dengan nilai anggaran Rp.1.509.700.000.

Bola dunia ini nantinya akan diresmikan pada saat pembukaan STQN. Sebagai simbol atau ikon ibukota, bola dunia hanya akan dinyalakan pada saat tertentu saja pada malam hari dengan fungsi gerakan berputar. Sebelum diresmikan, terlebih dulu kadis PUPR akan tinjau evaluasi hasil pekerjaan tersebut. Untuk asupan listrik sendiri kata Aman, disiapkan alat berupa satu mesin generator yang masuk dalam item pengadaan, nilainya berkisar Rp 70 juta. (Red)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah