Sanana, Maluku Utara- Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Sula mencatat terjadi penurunan vaksinasi tahap dua oleh masyarakat usai melakukan vaksinasi tahap satu. Itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Suryati Abdullah kepada Haliyora, Kamis (29/07/2021)
Kepada wartawan, Suryati Abdullah mengatakan, masyarakat saat ini kurang merespon vaksinasi tahap II setelah mengikuti vaksinasi tahap I.
Kesadaran masyarakat terhadap pentingnya vaksinasi itulah menjadi kendala pelaksanaan vaksinasi tahap II meski jadwal vaksinasi sudah ditetapkan. “Sehingga yang kita lakukan saat ini terus melakukan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya vaksinasi untuk meningkatkan kekebalan tubuh agar tidak mudah terserang Virus Corona,” ujar Suryati.
Disebutkan, jadwal vaksinasi yang ditetapkan adalah, pertama untuk tenaga kesehatan, kedua untuk Pemda dan Pelayan Publik dan ketiga bagi masyarakat. Namun vaksinasi untuk masyarakat pada tahap dua sesuai data terjadi penurunan.
Dijelaskan, pada tahap pertama vaksinasi kepada masyarakat sudah mencapai 25 persen, namun tahap kedua hanya sekitar 6,5 persen.
“Sesuai data yang saya terimah terjadi penurunan vaksinasi Covid-19 oleh masyarakat, padahal dalam vaksinasi tahap satu tercatat partisipasi masyarakat itu sudah mencapai 25 % namun di tahap dua hanya 6,5 %. Banyak anggota masyarakat mengira vaksinasi tahap satu sudah cukup dan aman sehingga tidak perlu ikut divaksin pada tahap dua. Jadi sekarang kita lakukan sosialisasi dan edukasi lagi, bahwa untuk mendapatkan kekebalan tubuh yang maksimal, itu harus ikut tahapan vaksinasi sebanyak dua kali, yakni tahap pertama dan tahap ke dua,” terang Suryati.
Dikatakan, stok vaksin di Dinas Kesahatan Sula saat ini masih cukup. “Jadi kalau masyarakat mau divaksin, maka akan kita lakukan vaksinasi tahap ke dua sesuai jadwal di masing-masing Puskesmas. Setelah vaksinasi kepada masyarakat, baru kita lanjutkan vaksinasi kepada guru dan siswa,” pungkasnya. (Sarif-1)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!