Kenali Bagian Tubuh yang Bisa Digigit Saat Bercinta

Sehat, Haliyora- Dalam bercinta, setiap pasangan akan berkreasi untuk mencapai kualitas hubungan yang berkesan. Salah satunya adalah dengan gigitan-gigitan manja di bagian tubuh tertentu.

Gigitan kecil di tubuh pasangan bisa meningkatkan keintiman hubungan seks. Dilansir dari Women’s Health, terapis seks di New York, Amerika Serikat, Jane Greer, Ph.D.,  mengatakan, menggigit saat ngeseks adalah cara untuk mengatakan betapa anda sangat menginginkan pasangan untuk selalu ada di atas ranjang.

Kebiasaan baku gigit dalam seksualitas disebut dengan odaxelagnia. Orang pada umumnya lebih mengenal hal tersebut dengan istilah biting fetish, biting kink, ataupun vampire fetish.
dr. Devia Irine Putri menjelaskan, memberikan gigitan lembut saat melakukan hubungan seks adalah hal yang wajar.
“Hal itu dilakukan untuk meningkatkan gairah atau menggoda pasangan. Namun, gigitan yang dimaksud di sini adalah gigitan lembut, bukan gigitan sampai melukai,” jelas dr. Devia.

Secara teknis, menggigit payudara ataupun bagian tubuh lain mungkin terdengar menyakitkan. Namun bagi sebagian orang, sedikit rasa sakit sebenarnya bisa memberikan kesenangan tersendiri dan meningkatkan intensitas dari hubungan seks.

Ketika kedua pasangan saling menggigit, hal itu juga dianalogikan seperti pertukaran “kekuasaan” dari dua hewan buas yang memacu adrenalin. Ketika kondisi tersebut terjadi secara intens, otomatis gairah ikut naik. Alhasil, hubungan intim pun semakin menggairahkan.

BACA JUGA  Komisi I Dukung Plt Gubernur Malut 'Bongkar' Kabinet

Nah, untuk mendapatkan efek positif dari gigit-menggigit saat ngeseks, ada beberapa tips hubungan intim yang perlu diperhatikan.

Kenapa begitu ? Sebab jika waktunya tidak tepat, lalu tipe pasangan anda tak cocok dengan aktivitas tersebut, hubungan seks malah menjadi rusak alias awkward!

Tentunya setiap kita menghindari terjadinya peristiwa itu. Karena itu, perhatikan hal di bawah ini supaya menggigit saat seks mampu memberikan kepuasan buat anda dan pasangan.

Pertama, kenali dulu bagian tubuh pasangan anda yang boleh digigit. “Biasanya, bagian tubuh yang bisa menerima gigitan adalah bibir, puting payudara, telinga, bahkan penis,” ucap dr. Devia.

“Untuk bagian yang kulitnya tipis, seperti bibir, puting, dan penis, harus hati-hati. Bisa saja gigitan akan dapat melukai,”  sambungnya.

Kedua, komunikasikan terlebih dulu. “Ada baiknya anda izin dulu, karena dikhawatirkan pasangan akan kaget atau tidak nyaman saat digigit,” saran dr. Devia.

Kalau pasangan sudah mengangguk, barulah menggigit bisa dilakukan dengan lebih leluasa. Saat menggigit, anda juga bisa bertanya “Apakah sakit?”. Anda juga bisa sambil melihat ekspresi pasangan untuk memastikan hal tersebut.

Jika ingin melakukan aktivitas seksual tanpa penetrasi karena wanita sedang haid, hati-hati saat menggigit payudaranya. Sebab, fluktuasi hormon selama siklus haid bisa berdampak signifikan pada sensitivitas puting. Gigitan bisa terasa sangat sakit lho.

BACA JUGA  Kenapa Pria Ngantuk Setelah Hubungan Intim ? Ini Penyebabnya

Ketiga, hindari menggigit di awal foreplay. Anda perlu membangun suasana terlebih dahulu. Mulailah dengan ciuman dan jilatan lembut, barulah setelah itu beralih ke gigitan lembut.

Buru-buru melakukan gigitan saat seks justru bikin mood pasangan bisa jadi kurang baik.

Ke empat, hindari menggigit setiap bagian tubuh yang terlihat.

Sebaiknya hanya berikan gigitan di zona sensitif saja, misalnya leher, telinga, dada, payudara, atau pinggang. Menggigit paha bagian dalam atau punggung bawah secara sensual pun bisa meningkatkan gairah.

Kelima, hindari menggigit terlalu lama. Pastikan gigitan yang diberikan hanya berlangsung beberapa detik. Hindari terlalu terbawa suasana dan membuatnya jadi menyakitkan.

Ke enam, selingi dengan ciuman dan kecupan agar ada kombinasi kesan sensual yang kasar dan yang lembut.

Menurut Greer, perpaduan antara ciuman dan gigitan mampu meningkatkan gairah dan membawa anda lebih dekat kepada orgasme.

Ketujuh, pahami batasan. Beberapa orang ada yang suka punya bekas gigitan dan cupang. Tapi sebagian lagi justru merasa risih. Anda bisa bertanya kepada pasangan, apakah keberatan jika aktivitas yang dilakukan sampai meninggalkan bekas di area yang terbuka ? Jika enggan, hindari melakukan aktivitas gigit-menggigit dan cupang di area yang biasanya tidak tertutupi pakaian dan dapag dilihat orang. Selamat mencoba. (Red*)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah