Tutup Tambang Kusubibi, Bupati Bahrain Minta Ketegasan Polisi

Halsel, Haliyora

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel)  desak Pemda tutup aktifitas penambangan ilegal di Desa Kusubibi.

Menanggapi desakan wakil rakyat tersebut, Bupati Halsel Bahrain Kasuba meminta pihak keamanan tutup tambang rakyat ilegal di Desa Kusubibi Kecamatan Bacan Barat Kabupaten Halmahera Selatan.

Dikonfirmasi Haliyora, pada Selasa (06/04/2021),  Bahrain mengatakan Pemda sudah menutup aktifitas penambangan liar di Kusubibi sejak pekan lalu.

BACA JUGA  Giliran Inspektorat Halsel 'Ancam' Cakades Petahana

“Pemda Halsel sudah tutup pekan lalu, harusnya pihak kepolisian sebagai keamanan ikut andil tertibkan aktifitas tambang rakyat itu, bagimana mau tutup, torang bilang tutup tapi kalau pihak keamanan tidak terjun langsung ke lokasi tambang rakyat ilegal itu untuk mengamankan, maka penambangan akan dilakukan terus,” ujarnya.

Menurut Bahrain, tambang rakyat Kusubibi itu sudah tutup tinggal pihak keamanan back-up untuk memastikan aktifitas penggalian emas di lokasi tersebut dihentikan.

BACA JUGA  Labuha Diguncang Gempa, BMKG : Tidak Berpotensi Tsunami

Kata Bahrain, sekalipun ada potensi emas di daerah Kusubibi dan digali masyarakat, namun karena tidak punya izin maka harus ditutup. ”Lagian tidak masuk PAD Halsel, jadi tutup saja daripada berpotensi merusk lingkungan dan menimbulkan pencemaran,” tandasnya. (Asbar-1)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah