Pendapatan 2020 Anjlok, Pengelola Taman Saruma Halsel Optimis di 2021

Halsel, Haliyora

Miniatur rumah inap taman Saruma yang dikelola Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Halmahera Selatan  tidak capai target PAD Tahun 2020 akibat terdampak Covid-19.

Hal itu disampaikan Kabid Kebudayaan Dikbud Halsel, Isnain A. Abdullah saat diwawancarai Haliyora di ruang kerjanya, Rabu (24/03/2021).

Kata Isnain, kamar inap yang dibangun dalam bentuk miniatur rumah adat 17 Suku yang mendiami Halsel yakni, suku Togale, Makayoa, Bacan, Ternate, Tidore, Buton, Papua, Gane, Gorontalo, Madura, Jawa, Solo, Minang, Sanana, Bugis, Arab dan Cina, tersedia fasilitas lengkap.

BACA JUGA  Pembangunan LPT Menyalahi Tata Ruang Ibukota Provinsi Maluku Utara

“Fasilitasnya lengkap, namun sepi pengunjung akibat pandemi, sehingga target pencapain PAD tahun 2020 tidak tercapai.” terangnya.

Menurut Isnain, target pemasukan PAD dari konstribusi Taman Saruma sebesar Rp 150 hanya dicapai Rp 16 juta. “Targetnya tidak tercapai, bahkan pemasukan sangat kecil, ini akbibat Pandemi Covid-19,” ujarnya.

Sementara, kata  Isnain, untuk biaya operasional Tahun 2021 dianggarkan sebesar Rp 500 juta lebih, terdiri dari  gaji penjaga, clining servis, air, lampu, TV kabel, Indihome, sarpras dan pemeliharaan.

BACA JUGA  Pemprov Malut Sasar Aset Tanah 1.900 Hektar, Tersebar di Kabupaten/Kota

“Sebelumnya dianggarkan biaya operasional rumah adat taman saruma pada tahun 2019 sebesar Rp 500 juta dan di tahun tahun 2020 sebesar Rp 700 juta, namun di tahun 2021 kembali dianggarkan sebesar  Rp  500 juta lebih,” jelasnya.

Tambah Isnain, meski tahun 2020 kemarin tidak mencapai target, namun pada tahun 2021 ini pihaknya menargetkan Rp 100 juta.

“Tahun 2021 target PAD Rp 100 juta, insya Allah dapat tercapai, kami optimis,” pungkasnya. (Asbar-1)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah