Kekerasan Perempuan dan Anak di Halbar Masih Tinggi, Ini Penyebabnya

Jailolo, Haliyora

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) kabupaten Halmahera Barat (Halbar), Fransisca Renjaan mengungkapkan awal tahun 2021, tepatnya sejak Januari hingga Februari sudah tercatat ada enam kasus kekerasan fisik dan pshikis terhadap perempuan,

“Dua bulan pertama tahun 2021 yakni sejak Januari-Februari sudah ada enam kasus kekerasan terhadap perempuan, baik kekerasan fisik maupun pshikis,” ungkap Fransisca, Senin (01/03/2021).

Ia menyebut satu kasus kekerasan fisik dan pshikis terhadap perempuan (dewasa) terjadi di desa Kuripasai, sedangkan lima kasus lainnya yaitu kekerasan seksual terhadap anak terjadi masing-masing di desa Laba Besar satu kasus, Tetewang satu kasus, Peot dua kasus, dan Campaka satu kasus.

BACA JUGA  Kekerasan Terhadap Anak di Halsel Masih Rawan

“Dua tahun sebelumnya kasus kekerasan fisik dan seksual  terhadap anak  juga lebih banyak terjadi jika dibandingkan dengan Kekerasan Dalam Rumah Tangga ( KDRT),” ungkapnya.

Ia menjelaskan ada banyak faktor sebagai penyebab terjadi kekerasan terhadap perempuan dan anak, salah satunya adalah kurang perhatian orang tua kepada anak, khususnya dalam hal mengatur dan mendampingi anak dalam menggunakan handphone. “Salah satu faktor adalah orang tua kurang kontol anak dalam menggunakan hp,” sebut Fransisca.

BACA JUGA  Wakapolres dan Lima Kapolsek di Halsel Berganti

Untuk itu Fransisca menekankan agar orang tua dan pemerintah desa supaya lebih peduli dan mengontrol anak-anak.

“sepertiga penduduk desa adalah anak yang mempunyai hak yang sama sebagai warga masyarakat lainnya, sehingga alokasi anggaran Dana Desa juga diprioritaskan untuk kepentingan anak, khusus terkait sosialisasi UU perlindungan anak, dan lakukan kegiatan-kegiatan forum anak desa yg bermanfaat dan positif dalam mengisi waktu luang di luar jam sekolah,” Pungkas Fransisca. (Rislan-1)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah