Target Bangun 1000 Rumah di Halut, Bos NHM Bakal Luncurkan Program Bedah Rumah

Haji Robert Nitiyudo Wachjo, Presdir PT. NHM

Jakarta, Haliyora

Perusahaan tambang Nusa Halmahera Minerals (NHM) yang beroperasi di Gosowong Halmahera Utara rupanya akan terus memberi kontribusi bagi kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah lingkar tambang.

Bacaan Lainnya

Tak tanggung-tanggung, setelah sebelumnya meluncurkan berbagai bantuan dan program pemberdayaan masyarakat, kini perusahaan pimpinan Haji Robert Nitiyudo Wachjo tersebut akan meluncurkan Program Bedah Rumah.

Bahkan, ditargetkan akan segera terealisasi pada awal Maret 2021. Sebagaimana diungkapkan Amin Anwar kepada Haliyora, beberapa waktu lalu, program ini akan menyisir rumah masyarakat miskin di wilayah Lingkar Tambang dan Halmahera Utara umumnya.

“Awal Maret Pak Haji Robert akan meletakan batu pertama pembangunan rumah warga,” ujar Amin Anwar, Senin (15/2).

Untuk tahap awal, kata Amin, akan dibangun 84 rumah warga di wilayah lingkar tambang. Berikutnya ditargetkan hingga 1000 rumah warga yang tersebar di Halmahera Utara.

Dijelaskan Amin, program Bedah Rumah merupakan inisiatif dan kontribusi pribadi Haji Robert dan bukan merupakan program PPM perusahaan.

“Program Ini berbeda dengan PPM NHM, karena atas inisiatif dan kontribusi pribadi Pak Haji Robert, dan berlangsung hingga tercapai 1000 rumah,” terang Amin Anwar, perwakilan PT Indotan Halmahera Bangkit, yang merupakan pemegang saham mayoritas NHM.

Program ini bertujuan membantu masyarakat yang kurang mampu, melalui tim yang dibentuk oleh Haji Robert sendiri. “Program ini dibawah kendali langsung Haji Robert melalui Tim Haji Robert Peduli, dengan target 1000 rumah di Halut,” jelasnya.

Diketahui sebelumnya, Haji Robert bersama PT NHM telah meluncurkan program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat yang dikhususkan bagi masyarakat lingkar tambang, yang pembiayaannya berasal dari dana perusahaan, namun untuk program bedah rumah, seluruh pembiayaan berasal dari bantuan pribadi Haji Robert, pemilik NHM saat ini. (Red)

Pos terkait