368 Bhabinkamtibmas dan 40 Nakes Polri Dikerahkan Polda Malut jadi Tracer dan Vaksinator Covid-19

Ternate, Haliyora

Kapolda Maluku Utara, Irjen Pol. Risyapudin Nursin, S.I.K memimpin apel kesiapan Bhabinkamtibmas dan Tenaga Kesehatan di wilayah Maluku Utara sebagai Tracer dan Vaksinator Covid-19, di Lapangan Apel Polda Malut, Kamis (11/02).

Kegiatan tersebut dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia karena adanya peningkatan kasus covid-19.

Pemerintah pusat sendiri telah mengambil kebijakan menerapkan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) berskala mikro sebagai upaya mengefektifkan 3T (tracing, testing, treatment) dengan harapan dapat menekan penularan covid-19 sedini mungkin.

Pada kesmpatan tersebut, Kapolda Maluku Utara membacakan Amanat Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Kapolri, dalam amanatnya yang dibacakan Kapolda mengatakan, berbagai upaya pemerintah secara ekstra ordinary terus dilakukan secara terpadu dalam rangka percepatan penanganan pandemi covid-19 dan mewujudkan pemulihan ekonomi nasional.

Lanjutnya, berdasarkan data, saat ini Indonesia telah memiliki sebanyak 19,5 Juta vaksin yang sudah didistribusikan ke dinas-dinas kesehatan, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

BACA JUGA  Anggaran Untuk Lahan Bandara Taliabu tak Masuk APBD 2024

“Oleh karena itu, saya perintahkan kepada seluruh jajaran Polri untuk terus melakukan pengawalan dan pengamanan, baik saat pendistribusian, penyimpanan maupun saat vaksin diberikan kepada masyarakat,” ujar Kapolri dalam sambutan yang dibacakan Kapolda Maluku Utara.

Disampaikan pula, saat ini polri telah menyiagakan 13.500 tenaga kesehatan, 900 orang diantaranya telah dilatih untuk menjadi vaksinator oleh Bapelkes/BBBK Kementerian Kesehatan, dan 12.600 personel lainnya dalam waktu dekat akan diberikan pelatihan serupa.

Tidak hanya itu, polri juga sudah menyiapkan 40.336 Plpersonel Bhabinkamtibmas yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Mereka disiapkan untuk bertindak sebagai tracer guna deteksi dini dalam mengantisipasi penyebaran Covid-19.

“Vaksinator dan tracer Polri ini disiagakan dalam rangka membantu tugas tenaga kesehatan, khususnya pemberian vaksinasi terhadap anggota Polri maupun kepada masyarakat umum, serta berkoordinasi dengan dinas kesehatan setempat dalam upaya tracing,” ujar Kapolri dalam sambutannya.

BACA JUGA  60 Tenaga Medis Puskesmas Pohea Divaksin Covid-19

Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si dalam amanatnya juga menekankan untuk bersinergi dengan berbagai pihak.

“Saya tekankan harus senantiasa bersinergi dengan seluruh Babinsa yang juga digelar oleh Bapak Panglima TNI serta seluruh petugas dinas kesehatan di wilayah masing-masing,” tandasnya.

Ditegaskan pula, bahwa Polri berkomitmen siap melaksanakan dan mengawal program vaksinasi nasional serta seluruh kebijakan pemerintah dalam rangka percepatan penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional.

Kapolda menambahkan, Polda Maluku Utara sendiri telah menyiapkan 368 Personel Bhabinkamtibmas sebagai tracer dan 40 tenaga kesehatan Polri yang bertugas selaku vaksinator, 20 personel diantaranya telah melaksanakan pelatihan vaksinator secara resmi dari Kemenkes melalui virtual zoom meeting. (Jae-1)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah