Selangkah Lagi, Putra Kelahiran Maluku Bakal Jadi Kapolri, Ini Profilnya

Ternate, Haliyora

Komjen Listyo Sigit Prabowo, lahir di kota Ambon pada 5 Mei tahun 1969. Jenderal Polisi bintang tiga itu kini menjabat Kabareskrim Polri.

Nama Komjen Listyo Sigit Prabowo menjadi pembicaraan publik dalam beberapa minggu terakhir. Ia bersama empat jendral bintang tiga lainnya masuk dalam daftar calon Kapolri pengganti Jendral (polisi) Idham Aziz yang diajukan ke Presiden.

Mengutip Detikfinance, pada Rabu (13/01/2021), nama Komjen Listyo Sigit Prabowo diajukan Presiden ke DPRD sebagai calon tunggal Kapolri penggati Idham Aziz yang akan pensiun.

Disebutkan, Kabreskrim Polri itu akan menjalani uji kepatutan dan kelayakan di parlemen.

Berdasarkan pengalaman, proses penggantian Kapolri dan Panglima TNI pada masa pemerintahan Presiden Joko Widodo, jika pemerintah (presiden) sudah mengajukan calon tunggal kapolri atau panglima TNI ke DPR, maka sangat hampir dipastikan disetujui dan kemudian dilantik menjadi kapolri atau panglima.

Dengan demikian, Komjen Listyo Sigit Prabowo, putra kelahiran Ambon itu 99 persen dipastikan menggantikan Idham Azis untuk menjabat Kapolri baru.

Sementara dikutiip pada Liputan6.com, pada Rabu (13/01/2021) tentang profil Komjen Listyo Sigit Prabowo disebutkan, jendral bintang tiga itu lulusan Akademi Kepolisian atau Akpol  Tahun 1991. Pria yang saat ini menjabat Kabareskrim Polri sudah malang melintang di dunia reserse.

BACA JUGA  Lima Kapolres dan Sejumlah Pejabat Utama Polda Maluku Utara Dirotasi

Pengalaman pertama sebagai reserse dimulai saat menjabat Kanit Reskrim Polres Metro Tangerang pada 1993. Kemudian menduduki jabatan sebagai Kapolsek Duren Sawit, Jakarta Timur, pada 1999. Berikutnya, pada tahun 2003 Listyo menjabat Kepala Polsek Tambora, Jakarta Barat, dengan pangkat komisaris (polisi).

Kariernya mulai menanjak. Satu persatu jabatan pimpinan mulai ditapaki. Pada 2009, misalnya menjabat sebagai Kapolres Pati, Jawa Tengah. Setahun kemudian dimutasi dengan jabatan yang sama di Sukoharjo, Jawa Tengah.

Pada masa Jokowi menjadi walikota Surakarta, Listyo dimutasi ke Surakarta menjabat Kapolres pada tahun 2011. Dan berawal dari sinilah perkenalan Listyo dan Jokowi dimulai.

Namun, hanya setahun di Surakarta, Listyo dipindahtugaskan ke Jakarta dan diserahi jabatan Asubdit II Dit Tipdum Bareskrim Polri. Dan sejak 2013, Listyo kembali dipercaya menangani kasus-kasus kriminal. Dia menduduki jabatan sebagai Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sulawesi Tenggara.

BACA JUGA  Sekda Pulau Morotai Sebut Tahun 2025 Era Penertiban Pegawai

Setahun kemudian, setelah Jokowi resmi menjadi presiden, Listyo Sigit Prabowo diboyong ke Istana untuk menjadi ajudan Presiden Joko Widodo atau Jokowi.

Dua tahun menjadi ajudan presiden, Listyo kemudian dipromosikan menjadi Kapolda Banten pada 2016. Dua tahun kemudian bintang di pundaknya bertambah. Ia dipromosikan menjadi Kadiv Propam Polri pada tahun 2018.

Jabatan Propam hanya dilakoni satu tahun, Listyo kemudian dipromosikan mejabat Kabareskrim menggantikan Idham Aziz yang diangkat menjadi Kapolri.

Tak puas menimba ilmu di kepolisian, Listyo juga almumnus S2 di Universitas Indonesia dengan tesis Penanganan Konflik Etnis di Kalijodo.

Selain itu tercatat juga beberapa kasus menonjol yang diungkap Listyo selama menjabat Kabareskrim, diantaranya kasus penyiraman air keras terhadap penyidik senior KPK Novel Baswedan dan menangkap buronan kasus korupsi pengalihan hak tagih atau cessie Bank Bali, Joko Soegiarto Tjandra alias Djoko Tjandra di Malaysia.

“Selamat Jenderal, Semoga menjadi teladan bagi rakyat Indonesia.”  (Red)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah