PDI-P Malut Desak Polres Halbar Usut Aktor Utama Penyerangan

Ternate, Haliyora

Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI-Perjuangan Maluku Utara mendesak Polres Halmahera Barat mengusut dan mengungkap aktor dibalik penyerangan Tim Hukum Paslon DAMAI dan sekretaris DPD PDI-P Malut pada 17 Desember 2020 lalu.

Bacaan Lainnya

Desakan itu disampaikan langsung Sekretaris DPD PDI-P Malut Asrul Rasyid Ichsan, saat ditemui media ini, Senin 21 Desember 2020.

Asrul menceritakan, saat itu dia berserta Tim Hukum Paslon nomor urut 02 Dany Massy dan Imran Lolori sedang menginap di Villa Gaba, Guaemaadu, Kecamatan Jailolo. Tiba-tiba saja diserang Orang Tak Dikenal (OTK) pada pukul 01.30 dini hari.

Lanjutnya, sejumlah orang yang dicurigai lawan politik paslon DAMAI, masuk ke area Villa Gaba dan mencari rombongan PDIP Provinsi Malut.

“Dugaan kami penyerangan itu sudah terencana secara matang oleh pihak sebelah. Baginya, itu bentuk kejahatan yang tidak boleh dibiarkan. Harus diproses hukum,” tegas Asrul.

Penegasan Asrul ini merupakan sikap demokratis PDI-Perjuangan, oleh karena itu pihak Polres Halbar diminta untuk segera mengambil tindakan sesuai perlakuan OTK tersebut, yang sebagaimana diberitakan sebelumnya.

“Kami masih sangat toleran, kami serahkan sepenuhnya¬† pada Polres Halbar untuk mengusut tuntas. Simpatisan dan pendukung PDIP di Halbar saat itu mau menuntut balas, tapi kami menolak mengambil tindakan seperti apa yang dilakukan lawan politik, kami percaya bahwa hukum bisa ditegakkan di Halmahera Barat,” tandasnya. (Red-3)

Pos terkait