Tarnate, Haliyora
Balai Karantina Pertanian Kelas II Ternate perketat pengawasan pintu masuk jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Kasi Karantina pertanian hewan, Setyawan Plamularsih mengatakan pengawasan di pelabuhan dan bandara selalu diperketat terhadap semua barang masuk.
“Dan itu bukan hanya bertepatan dengan nataru saja baru diperketat. Kita selalu ketat tapi masih ada saja yang melakukan tindakan pelanggaran seperti memasukan unggas dewasa yang sudah jelas dilarang,” ujarnya, senin (21/12/20).
Sementara untuk pengawasan selama 2020, Karantina Pertanian temukan banyak pelanggaran dan berhasil ditangani. Terlebih pelanggaran yang dilakukan apabila tidak disengaja.
“Kalau sudah begitu maka barang yang dibawa masuk akan ditolak atau dimusnahkan. Sedangkan pemilik barang akan dibina agar tidak mengulang kembali.
Kata dia, Sejauh ini unggas dewasa yang ditolak selama 2020 yaitu sebanyak 176 ekor, sementara jnggas dewasa yang dimusnahkan sebanyak 214 ekor.
“Kita musnahkan karena tidak lengkapi dokumen. Ada juga satu kasus sampai proses hukum karena bawa masuk ayam dan mengelabui petugas,” katanya
Sementara pelanggaran yang paling banyak saat ini terjadi melalui pintu masuk pelabuhan Jailolo karena tidak ada petugas.
”tapi sekarang sudah ditetapkan kementerian jadi sekarang kita sudah awasi,” ujarnya.
Ia menambahkan, untuk daging babi, tidak ada larangan masuk karena ada masyarakat non muslim yang makan, “tapi untuk konsumsi saja, tidak untuk dijualbelikan,” pungkasnya. (Sam-1)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!