Cerita ML, Demi Sang Buah Hati, Terpaksa Jalani Profesi Esek-Esek

- Editor

Rabu, 18 November 2020 - 08:52 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

Halsel, Haliyora

Maraknya bisnis esek-esek memang cukup menggiurkan. Berbagai ragam motivasi, sejumlah wanita terpaksa menggeluti aktifitas pemuas nafsu lelaki hidung belang. Hal ini pun terjadi di pusat ibukota Kabupaten Halmahera Selatan, Labuha.

Seperti kisah ML (37), bukan asal Maluku Utara, dengan dua anaknya yang telah berpisah dengan suaminya (pisah hidup) tiga tahun lalu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepada Haliyora, ML menceritakan kisah hidupnya. Katanya, setelah berpisah dengan suaminya pada tahun 2017 lalu, ia kebingungan mencari pekerjaan untuk menafkahi dirinya dan kedua buah hatinya yang mulai tumbuh dewasa.

Sulitnya mendapat pekerjaan di tempat asalnya, ML memutuskan untuk mencari keberuntungan di Maluku Utara. Sampai di Kota ternate, ia menuju ke Bacan, kabupaten Halmahera Selatan.

Selama berbulan-bulan tak kunjung mendapatkan pekerjaan di kota Labuha, sementara tuntutan biaya hidup dan sekolah kedua anaknya  terus bertambah. Akhirnya ia memutuskan untuk terjun ke dunia malam menjalani profesi sebagai wanita penghibur (PSK).

BACA JUGA  Hujan Disertai Angin Kencang, Warga Sula Diminta Jangan Panik

“Hanya pekerjaan itu yang memungkinkan dan terpaksa saya lakukan demi biayai sekolah anak-anak saya, juga kebutuhan saya di sini, bang,” tutur ML kepada Haliyora, Selasa (17/11/2020) malam usai dirinya berbelanja di sebuah toko samping tempat ia menginap.

Kata ML, anak tertuanya kini berusia 18 tahun duduk di bangku SMA kelas X, sedangkan anak kedua kelas V SD.

ML mengungkapkan tarif layanan esek-esek yang digelutinya dengan terpaksa itu lumayan untuk menyambung kebutuhan hidup dan anak-anaknya.

“Kalau saya pertamu antara Rp 150-200 ribu per tamu per jam. Semalam kadang  saya layani 4-5 tamu. Jadi semalam bisa saya dapat Rp 750-800 ribu, tapi kalau sepi paling saya dapat Rp 500.000 per malam. Jadi biasanya dalam sebulan saya harus  bayar uang kost, sisanya sebagian saya kirim ke anak dan biaya hidup saya di sini,” cerita ML.

BACA JUGA  Dermaga Hiri Masih Butuh Rp 3,7 Miliar

Ketika ditanya apakah ia menyesali pekerjaaan yang digeluti saat ini, ML menjawab.

”Dalam lubuk hati paling dalam dirinya sebetulnya tidak berkeinginan menjalani profesi ini, sangat beresiko dan melelahkan secara fisik maupun mental, “tapi mau gimana lagi, bang, demi masa depan anak-anak saya, mau tidak mau, suka tidak suka harus saya jalani kehidupan yang keras ini,” tuturnya sendu.

ML berharap, semoga disisa waktunya, Tuhan bisa memberikan jalan hidup yang terbaik buat dirinya dan anak-anaknya, “mudah-mudahan Tuhan bisa berikan jalan hidup yang lebih baik, itu harapan saya ke depan,” tutup ML.  (Asbar-1)

Berita Terkait

Deadline Besok, Dana Hibah Pilkada Malut Terhambat SPM
Prabowo Presiden, Gerindra Malut Dorong Kader Terbaik Maju Pilgub
Bawaslu Morotai Sikapi Laporan Dugaan Pelanggaran Pemilu
Kasasi di MA, Status Lahan Dishub Ternate Dimenangkan Pemkot
Pangkat Tak Cukup, Eka dan Yerrie Batal Ikut Lelang JPTP di Pemprov Malut
Dorong Pertumbuhan Ekonomi, PLN Lakukan Penyambungan Pelanggan Baru PT MMC Daya LI3 55 KVa di Morotai
Ini Pesan Bupati Bassam Kasuba saat Hadiri Isra Mi’raj yang Digelar SMPN 25 Halsel
Bupati Halsel Serahkan Sertifikat Tanah Kepada Warga di Dua Kecamatan
Berita ini 1,005 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 27 Februari 2024 - 10:08 WIT

Muhammadiyah : KUA Jadi Tempat Nikah Semua Agama Perlu Dikaji Ulang

Minggu, 25 Februari 2024 - 11:42 WIT

KUA Berubah Fungsi jadi Tempat Pencatatan Pernikahan Semua Agama

Minggu, 18 Februari 2024 - 19:56 WIT

Telan Anggaran Rp 1 Miliar, MTQ Tingkat Kota Ternate Diikuti 247 Peserta

Jumat, 16 Februari 2024 - 20:52 WIT

Fun Run Edukasi Geowisata Batu Angus

Rabu, 14 Februari 2024 - 18:12 WIT

PLN UIW MMU Cek Kesiapan Pasokan Listrik di Kantor KPU dan Bawaslu Jelang Pemungutan Suara

Rabu, 14 Februari 2024 - 18:11 WIT

PLN UIW MMU Resmikan Komunitas Kendaraan Listrik Pertama di Tanimbar

Senin, 12 Februari 2024 - 21:38 WIT

Pastikan Pesta Demokrasi Berjalan Lancar, Dirut PLN Pimpin Langsung Pengamanan Pasokan Listrik dari Posko Nasional Siaga Pemilu

Senin, 12 Februari 2024 - 20:56 WIT

PLN UIW MMU Siagakan Ribuan Personelnya di 48 Posko Jaga Kelistrikan Andal Selama Pemilu

Berita Terbaru

Kepala BPKAD Provinsi Malut Ahmad Purbaya

Headline

Deadline Besok, Dana Hibah Pilkada Malut Terhambat SPM

Rabu, 28 Feb 2024 - 10:58 WIT

Kordiv HP2H Bawaslu Pulau Morotai, Mulkan Hi. Sudin

Headline

Bawaslu Morotai Sikapi Laporan Dugaan Pelanggaran Pemilu

Selasa, 27 Feb 2024 - 20:53 WIT

Tim Kuasa Hukum tengah berkoordinasi dengan instansi terkait di lingkungan Pemkot Ternate terkait lahan kantor Dishub. (foto/arul)

Headline

Kasasi di MA, Status Lahan Dishub Ternate Dimenangkan Pemkot

Selasa, 27 Feb 2024 - 20:17 WIT

error: Konten diproteksi !!