Ternate, Haliyora
Persatuan UMKM di Kota Ternate memprotes kehadiran Alfamidi dan Indomaret, ini disampaikan pada saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi I dan Dinas Penanaman Modal Pelayanan Satu Pintu (DPMPSTSP) di kantor DPRD Kota Ternate, Jum’at (13/11/2020)
Anis Taib, salah satu perwakilan UMKM mengatakan, kami pelaku UMKM sudah bersepakat menolak kebijakan Pemerintah Kota yang memberikan izin mendirikan gerai indomart dan alfamidi di Kota Ternate, karena akan sangat mempengaruhi pendapatan pelaku UMKM lokal.
“Untuk itu kami meminta pemerintah secepatnya membatalkan izin tersebut, kami juga mendengar informasi gerai indomart dan alfamidi akan dibangun di tiga kelurahan, yakni kelurahan Tobololo, Kulaba dan Sulamadaha. Artinya, indomar dan alfamidi sudah mulai mengurung wilayah bisnis,” tegasnya.
Sementara ketika dikonfirmasi Haliyora, pada Jum’at (13/11/2020) di kantornya terkait keluhan UMKM tersebut, Sekkot Ternate, Jusuf Sunya mengatakan, untuk Kecamatan Ternate Barat, alfamidi dan indomart tidak akan dibangun di situ.
“Tidak ada izin untuk bangun gerai indomart dan alfamidi di Kecamatan Ternate Barat, izinnya hanya batas di Ternate Utara, Tengah dan Selatan,” jelasnya.
Menurut Sekkot, tidak masalah jika masyarakat menolak kehadiran indomart dan alfamidi.
“Itu akan menjadi pertimbangan, nanti pemerintah akan melihat wilayah mana yang dibutuhkan kehadiran alfamidi dan indomaret baru kita akan berikan izin, dengan ketentuan mereka harus memasukkan produk lokal, karena pemerintah juga tidak ingin keberadaan indomart dan alfamidi mematikan usaha kecil,” pungkasnya. (Sam-1)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!