Atasi Kebocoran Pajak, Pemda Morotai Terapkan Pembayaran Pajak Online

Morotai, Haliyora

Pungutan pajak berbasis online atau disebut ‘Tex Online Sistem’ bakal diterapkan di Kabupaten Pulau Morotai.

Bacaan Lainnya

Hal itu disampaikan Kabag Humas Pemda Pulau Morotai Ailan Goraahe kepada Haliyora melalui WhatsApp, Jum’at (13/11/2020).

Katanya, Bupati Pulau Morotai Beny Laos menghadiri rapat koordinasi (Rakor) yang diselenggarakan KPK di Ternate, pada Kamis (12/11/2020). Rakor tersebut dalam rangka upaya pemberantasan korupsi. Pada kesempatan mengikuti rakor teresebut, Beni Laos juga menandatangani perjanjian MoU dengan Bank BPD Maluku yang menandai kerjasama pemberantasan korupsi.

”Untuk meminimalisir praktik korupsi, maka disepakati agar pungutan (pembayaran pajak) dilakukan secara online (Tex Online System). Itu yang termuat dalam MoU yang ditandatangani bupati kemarin sekaligus mengawali dimulai pungutan pajak secara online itu,” jelas Ailan, Jum’at (13/11/2020).

Lebih lanjut Ailan menjelaskan, Tax Online System bertujuan meningkatkan pelayanan pembayaran Pajak dan Retribusi Daerah serta untuk mengoptimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang mudah, cepat, tepat, transparan, efektif, efesien, akuntabel, inofativ dan informativ. “Jadi intinya transparansi, sehingga meminimalisir terjadi korupsi,” ujarnya.

Implementasi kebijakan ini, sambung Ailan, memungkinkan terintegritasnya sistem validasi data wajib pajak. Sehingga keluarnya keterangan status benar-benar bahwa nama wajib pajak dan NPWP telah sesuai dengan data dengan informasi di Dirjen Pajak dan telah menyampaikan SPT Tahunan Pajak Penghasilan untuk dua tahun pajak terakhir yang sudah menjadi kewajiban wajib pajak,” ungkapnya.

Ailan melanjutkan bahwa dengan adanya tax online system dan KSPD diharapkan terjadi peningkatan pelayanan dan memberikan kemudahan kepada Wajib Pajak dan Wajib Retribusi Daerah dalam melakukan transaksi. Disamping itu juga menutup praktik Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN).

Ia menambahkan, dalam kesempatan rakor yang pertama  dalam rangka monev peningkatan pajak dan realisasi penyelamatan aset, Bupati Beny Laos juga menerima sertifikat tanah pemda dari Kanwil Badan Pertanahan Provinsi Maluku Utara. Selain itu Pemda Morotai juga menandatangani MoU integritas Konfirmasi Status Wajib Pajak Daerah (KSWPD) dan optimalisasi PAD.

“Ini sangat baik buat pemda, karena seperti diketahui, persoalan agraria khusus aset daerah seringkali mengalami penyusutan bahkan hilang lantaran aset yang ada tidak disertifikasi,” tandasnya. (Tir-1)

Pos terkait