Ternate, Haliyora
Kantor pelayanan perbendaharaan negara (KPPN) Ternate pada Jum’at 13 November 2020 kembali menyalurkan dana BOS. Dana BOS yang disalurkan kali ini adalah BOS reguler tahap III Gelombang ke dua. BOS dibayar untuk 2.030 sekolah di Maluku Utara sebesar Rp 80,73 miliar
Dari data rilis yang diterima Haliyora dari KPPN, pada Jum’at (13/11/2020), disebutkan bahwa sebelumnya gelombng satu telah disalurkan pada 29 September 2020 untuk 9 sekolah sebesar Rp 659 juta.
Kebijakan penyaluran Dana BOS diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan No. 9/PMK.07/2020. Penyaluran dana BOS langsung ke rekening sekolah dilakukan oleh KPPN Ternate.
“Untuk Dana BOS di Maluku Utara hanya disalurkan oleh KPPN Ternate. Dana BOS reguler mulai tahun ini disalurkan dalam tiga tahap, dari Tahap I-III dengan persentase alokasi sebesar 30%, 40%, dan 30% dari pagu alokasi,” tulis rilis tersebut.
Dana BOS Tahap III gelombang ke dua untuk 2.030 sekolah tersebut terbagi pada 10 daerah yakni: Halsel sebesar Rp 16,83 miliar untuk 470 sekolah, Kota Ternate sebesar Rp 13,31 miliar untuk 174 sekolah, Halut sebesar Rp 11,45 miliar untuk 282 sekolah, Halbar sebesar Rp 7,99 miliar untuk 263 sekolah, Kota Tikep sebesar Rp 6,85 miliar untuk 174 sekolah, Haltim sebesar Rp 5,7 miliar untuk 161 sekolah, Pulau Morotai sebesar Rp 4,55 miliar untuk 123 sekolah, Pulau Taliabu sebesar Rp 4,15 miliar untuk 115 sekolah, Halteng sebesar Rp 3,71miliar untuk 101 sekolah, dan Kepulauan Sula sebesar Rp 6,2 miliar untuk 167 sekolah.
Disebutkan, peruntukan dana BOS Tahap III gelombang ke dua terbesar disalurkan untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) sebesar Rp 36,06 miliar untuk 1.229 sekolah. Pada jenjang SMP sebesar Rp 18,6 miliar untuk 462 sekolah, SMA sebesar Rp 17,8 miliar untuk 201 sekolah, SMK sebesar Rp 7,49 miliar untuk 119 sekolah, dan SLB sebesar Rp 776 juta untuk 19 sekolah.
Dijelaskan pula, dana BOS tersebut telah ditransfer KPPN pada tanggal 13 November 2020 ke Bank BPD sebesar Rp 80,31 miliar untuk 2.023 sekolah. Sisanya tujuh sekolah ditransfer ke BRI sebesar Rp 417 juta.
Dalam rilis tersebut, kepala KPPN Ternate M. Izma Nur Choironi mengatakan, dari sistem Kemenkeu yang dipakai, pihaknya sudah memonitor seluruh uang sudah sukses SKN dan sukses Overbooking serta sudah ada Nomor Referensi/SOR/BOR pada Jum’at siang.
“Tinggal menunggu eksekusi dari bank yang dituju bila uang belum masuk rekening sekolah. Untuk yang di BRI dana BOS sudah masuk rekening pada Jum’at (13/11/202) siang,” ungkapnya.
M. Izma juga menjelaskan, sampai 13 November 2020 KPPN telah menyalurkan dana BOS sebesar Rp 342,76 miliar. Dana tersebut, kata dia, terbagi dalam BOS reguler tahap I sebesar Rp 85,81 miliar, Tahap II sebesar Rp 114,42 miliar, dan Tahap III sebesar Rp 81,39 miliar.
“Diantaranya untuk Kinerja sebesar Rp 11,88 miliar dan BOS afirmasi sebesar Rp.49,26 miliar,” terangnya.
Kepala KPPN Ternate menambahkan, pihaknya juga akan segera memproses pada hari yang sama setelah rekomendasi ia terima.
“Jadi tidak serta merta, kapan saja bisa ditransfer dananya, karena Dalam penyaluran dana BOS harus berpegang pada rekomendasi/persetujuan dari Kemendikbud dan Kemenkeu Pusat. Intinya, sebagai Kepala KPPN, kami selalu berkomitmen memberikan pelayanan terbaik,”tutup Izma. (Ichal-1)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!