Ternate, Haliyora
Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Ternate termasuk salah satu dinas pengelola Dana Intensif Daerah (DID). Ada sekitar Rp 2,2 miliar akan dikelola dinas tersebut.
Kadis Kelautan dan Perikanan Kota Ternate, Ruslan Bian mengatakan, dana tersebut diperuntukkan untuk dua program, yakni program pengelolaan sumber daya perikanan dan kelautan, dan perikanan tangkap.
“Dari dua kegiatan ini nanti menghasilkan enam kegiatan prioritas, ungkap kadis saat diwawancara Haliyora di kantor Walikota, Kamis (22/10/2020).
Ia menyebutkan, untuk pengelolaan sumber daya kelautan akan ada pengadaan cool books, penggunaan sarana kemasan untuk melakukan pengolahan, pengadaan kendaraan roda tiga untuk pengangkutan ikan, dan beberapa kegiatan lainnya.
Sedangkan untuk kegiatan perikanan tangkap, meliputi pengadaan rompong laut dangkal maupun laut dalam, pengadaan alat tangkap untuk nelayan penangkap tuna, dan alat tangkap untuk nelayan Pajeko, juga ada pengadaan mesin katinting 15 PK.
Katanya, program tersebut pihaknya melibatkan pihak ketiga. “Nanti dilibatkan pihak ketiga untuk melakukan kegiatan-kegiatan tersebut. Sejauh ini sudah ada tujuh kontrak dari pihak ketiga, sisanya masih dalam tahapan penawaran. Kita targetkan akhir Oktober enam sampai tujuh kegiatan sudah harus selesei 100 persen,”jelasnya.
Ia menambahkan, seluruh program tersebut sasarannya adalah pemberdayaan UMKM dan Nelayan Tangkap. “Yang jelas kami pastikan program ini akan sampai kepada mereka,” pungkasnya. (Sam-1)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!